<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="63348">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN METODE ORDINARY KRIGING PADA PENDUGAAN KASUS BARU TUBERKULOSIS BTA POSITIF DI KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AJA FATIMAH ZOHRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Metode kriging dikembangkan untuk menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan geostatistika yang tujuannya lebih mempermudah dalam bidang penaksiran yaitu digunakan untuk menangani variabel teregionalisasi. Kriging adalah metode penaksiran yang digunakan untuk menduga nilai pada suatu titik. Jumlah kasus baru Tuberkulosis BTA positif di setiap puskesmas dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar dapat dianalisis menggunakan ordinary kriging. Ordinary kriging adalah metode kriging paling sederhana yang terdapat pada geostatistika dengan mengamati titik (lokasi) lain berdasarkan informasi titik tertentu. Tujuan penelitian ini adalah menentukan model terbaik dan memprediksi jumlah kasus baru Tuberkulosis BTA positif di Kabupaten Aceh Besar tahun 2015-2017 menggunakan ordinary kriging. Data yang digunakan bersumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar dan Kementerian Kesehatan RI. Penentuan model terbaik dilakukan dengan membandingkan model semivariogram eksperimental dan model semivariogram teoritis (Spherical, Exponential, dan Gaussian) berdasarkan Mean Square Error (MSE) paling kecil. Model spherical menghasilkan nilai MSE terkecil. Wilayah dengan prediksi kasus baru Tuberkulosis BTA positif paling rendah berada di sekitar Kecamatan Pulo Aceh, Kecamatan Montasik, dan Kecamatan Indrapuri. Sedangkan wilayah dengan prediksi kasus baru Tuberkulosis BTA positif paling tinggi berada di sekitar Kecamatan Baitussalam dan Kota Jantho.&#13;
&#13;
Kata kunci: Ordinary kriging, MSE, Tuberkulosis</note>
 <subject authority="">
  <topic>TUBERCULOSIS</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>63348</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-17 13:02:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-09-20 08:25:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>