TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ATLET TAE KWON DO PENGCAB ACEH BESAR TAHUN 2018 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ATLET TAE KWON DO PENGCAB ACEH BESAR TAHUN 2018


Pengarang

ADISTA JAKARAMADHAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1306104020081

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (S1) / PDDIKTI : 85201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Jakaramadhan, Adista. 2019. Tingkat Kebugaran Jasmani Atlet Tae Kwon Do
Pengcab Aceh Besar Tahun 2018. Skripsi, Program Studi Pendidikan
Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga. Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
(1) Ifwandi S.Pd., M.Pd. (2) Masri S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci : Kebugaran Jasmani, Taekwondo, Pengcab Aceh Besar
Tae Kwon do Pengcab Aceh Besar ditunjuk sebagai tuan rumah pada PORA
2018. Maka dari itu kebugaran jasmani setiap atlet harus dalam keadaan yang baik
dan optimal. Dimana mereka berkeinginan menjadi juara umum pada ajang orahraga
tersebut. Latihan yang terprogram dan kontinyu akan membentuk kondisi kebugaran
jasmani yang optimal dan dengan kebugaran jasmani yang prima tersebut, maka
dapat meningkatkan tingkat produktifitas atlet dalam berprestasi. Semakin tinggi
derajat kebugaran jasmani seseorang, maka semakin tinggi pula kemampuan kerja
fisiknya dengan kata lain, hasil kerjanya semakin produktif jika kebugaran jasmani
kian meningkat. Selain itu dengan derajat kebugaran jasmani yang baik, atlet juga
dapat memperkecil tingkat kemungkinan cedera yang biasanya sering terjadi jika
seseorang melakukan aktifitas fisik yang berat.
Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis evaluatif. Populasi penelitian yaitu 20
atlet Tae Kwon Do pengcab Aceh Besar. Sampel penelitian sebanyak 20 atlet
diperoleh dengan teknik total sampling. Data penelitian diperoleh melalui Tes
Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang terdiri dari lima item yaitu: (1) kecepatan
diukur dengan lari 60 meter, (2) kekuatan otot bahu dan lengan diukur dengan
gantung angkat tubuh, (3) kekuatan dan ketahanan otot perut diukur dengan baring
duduk 60 detik, (4) daya ledak atau tenaga eksplosif diukur dengan melakukan loncat
tegak, dan (5) daya tahan jantung, peredaran darah dan pernafasan diukur dengan
melakukan lari 1200 meter untuk putera dan 1000 meter untuk puteri. Data penelitian
diolah dengan rumus persentase.
Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa rata-rata tingkat
kebugaran jasmani atlet Tae Kwon Do pengcab Aceh Besar sebesar 18.7 (kategori
baik), dengan rincian sebagai berikut: (1) sebanyak 2 orang atlet (10 %) memiliki
tingkat kebugaran jasmani baik sekali, (2) sebanyak 13 orang atlet (65%) memiliki
kebugaran jasmani baik, dan (3) sebanyak 5 orang siswa (25%) memiliki tingkat
kebugaran jasmani sedang.
Simpulan dan saran penelitian ini adalah bagi pelatih dengan rutin melakukan
tes kebugaran jasmani kepada para atlet dapat memantau perkembangan fisik yang
dilakukan para atlet. Untuk para atlet agar bersungguh-sungguh dalam melakukan
latihan dan pemusatan latihan agar memiliki kebugaran jasmani yang maksimal agar
mencapai tujuan yang dicapai.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK