KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI LINGKARAN DENGAN KONTEKS KEPRAMUKAAN DI SMPN 8 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI LINGKARAN DENGAN KONTEKS KEPRAMUKAAN DI SMPN 8 BANDA ACEH


Pengarang

SUAIBATUL ASLAMIAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1506103020052

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kemampuan representasi matematis merupakan kemampuan yang penting keberadaannya bagi peserta didik dalam mempelajari matematika. Kemampuan representasi matematis memudahkan siswa untuk menyampaikan suatu pendapat dengan menggunakan simbol, tabel, diagram, atau media lain guna menyelesaikan suatu permasalahan, akan tetapi pentingnya kemampuan representasi matematis ini belum diimbangi dengan capaian siswa. Minimnya kemampuan representasi matematis siswa dikarenakan beberapa faktor salah satunya yaitu faktor guru dalam melakukan kegiatan pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan maksud untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa melalui model Problem Based Learning dengan konteks kepramukaan pada materi lingkaran di SMPN 8 Banda Aceh yang melibatkan enam siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Kemampuan representasi siswa dianalisis dari kemampuan representasi matematis siswa selama pembelajaran dengan model PBL secara berkelompok dan setelah pembelajaran dengan menggunakan hasil tes dan wawancara. Berlandaskan pada hasil tes, subjek penelitian dikelompokkan menjadi siswa dengan kemampuan representasi matematis tinggi, sedang dan rendah. Keenam siswa tersebut kemudian diwawancarai untuk memperjelas hasil tes yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan representasi matematis siswa selama pembelajaran dengan model PBL sebanding dengan kemampuan representasi matematis siswa setelah diterapkan model PBL, walaupun hal ini tidak berlaku untuk semua siswa. Siswa yang berkemampuan representasi tinggi memenuhi ketiga indikator kemampuan representasi matematis. Siswa berkemampuan sedang memenuhi dua indikator kemampuan representasi matematis yaitu kemampuan representasi visual dan simbolis. Siswa berkemampuan rendah hanya memenuhi indikator kemampuan representasi visual walaupun tidak secara sempurna.

Kata kunci: Kemampuan representasi matematis, Model pembelajaran Problem
Based Learning (PBL), Lingkaran, Konteks kepramukaan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK