PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEPEMIMPINAN KEUCHIK DI GAMPONG SITI AMBIA KECAMATAN SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEPEMIMPINAN KEUCHIK DI GAMPONG SITI AMBIA KECAMATAN SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL


Pengarang

Doni Satria - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1210101010132

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

320.84

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Gaya kepemimpinan merupakan sekumpulan ciri yang digunakan pemimpin
untuk mempengaruhi bawahan agar sasaran organisasi tercapai atau dapat pula
dikatakan bahwa gaya kepemimpinan sering diterapkan oleh seorang pemimpin,
seperti member perintah, member tugas, menegakkan disiplin, memberi teguran,
berkomunikasi dan sebagainya. Keuchik merupakan kepala pemerintahan di
tingkat desa diharapkan mampu menjalankan roda pemerintahan desa dengan baik
dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Gaya Keuchik erat
hubungannya dengan tujuan yang hendak dicapai oleh suatu pemerintahan desa.
Oleh karena itu gaya kepemimpinan seorang Keuchik selalu dihubungkan dengan
kegiatan Keuchik dalam mengarahkan, memotivasi, berkomunikasi, pengambilan
keputusan dan pengawasan anggotanya untuk mewujudkan tujuan pemerintahan
desa, hal ini menimbulkan berbagai persepsi masyarakat secara khusus terhadap
kepemimpinan Keuchik di desa Siti Ambia. Untuk menganalisis dalam skripsi ini
menggunakan teori interaksionisme simbolik. Penelitian bertujuan untuk
mengetahui persepsi masyarakat terhadap gaya kepemimpinan Keuchik di desa
Siti Ambia. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian menujukkan bahwa kepemimpinan Keuchik menganut system
demokrasi, tetapi belum sesuai dengan harapan masyarakat desa Siti Ambia
karena belum mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi, seperti
pelayanan dan di bidang pembangunan sehingga minimnya kesejahteraan
masyarakat desa. Kepemimpinan Keuchik harus mampu membawa perubahan
kearah yang lebih baik, produktif, terbuka, dan focus dalam mensejahterakan
masyarakat. Kepemimpinan Keuchik harus menggunakan pola komunikasi yang
baik, mau menerima kritik dan saran dari masyarakat serta mampu merealisasikan
pembangunan yang baik bagi masyarakat desa Siti Ambia.
Kata Kunci : Persepsi, Masyarakat, Gaya Kepemimpian

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK