Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS GESEKAN DAN LAJU KEAUSAN LOGAM PADA LINGKUNGAN PELUMASAN METHYL ESTER
Pengarang
Mahadir Muhammad - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1404102010017
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penggunaan bahan bakar diesel sangat banyak pada industri, transportasi, maupun pertanian yang kemudian berimbas terhadap ketersediaan minyak bumi yang semakin menipis. Alternatif lain adalah memanfaatkan biofuel yang bersumber dari kekayaan alam sebagai bahan bakar namun perlu diteliti lebih lanjut tentang kompatibilitas bahan tersebut terhadap kinerja komponen mesin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh biodiesel terhadap gesekan dan mengetahui nilai keausan yang diakibatkan oleh biodiesel terhadap komponen bergerak pada pompa injector dan sistem common-rail dengan menggunakan tiga varian methyl ester yaitu, methyl ester bintaro, methyl ester karet, dan diesel dex. Material yang digunakan adalah stainless steel SUS 304 dan cast iron dengan diameter 30 mm serta tebal 5 mm untuk disk, sedangkan untuk ball menggunakan material stainless steel SUS304 dan SUJ2 berukuran 8 mm. Pengujian dilakukan pada suhu 27oC dan 80oC dengan beban normal sebesar 12 N serta kecepatan putaran 100 rpm. Alat uji yang digunakan adalah tribometer ball on disk, dimana disk mengitari ball dan digerakan oleh motor. Hasil penelitian menunjukan koefisien gesekan rata-rata pada material cast iron vs SUJ2 berkisar antara 0,23- 0,47 pada suhu 27°C dan 0,1 - 0,17 pada suhu 80°C. Sedangkan koefisien gesekan Stainless Steel SUS304 berkisar antara 0,1 - 0,19 pada suhu 27°C dan 0,11-0,27 pada suhu 80°C. Laju keausan rata-rata pada ball SUJ2 berkisar antara 3,7 – 17,8 x 10-5 mm3 /N.m pada kondisi suhu 27°C, dan 8,5 – 26,3 x 10-5 mm3 /N.m pada suhu 80°C. Sedangkan pada ball SUS304 berkisar antara 13,8 – 384,1 x 10-5 mm3 /N.m pada suhu 27°C, dan 27,08 – 555,3 x 10-5 mm3 /N.m pada suhu 80°C. Dari hasil analisa tersebut, dari ketiga jenis methyl ester yang diteliti, methyl ester biji bintaro menghasilkan kinerja yang terbaik karna memiliki laju keausan yang paling kecil pada ketiga keausan material yang diteliti.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH KANDUNGAN MATHYL ESTER SAWIT DALAM PELUMAS TERHADAP KEAUSAN SUS 304 (T M DAMIRSYAH, 2018)
ANALISIS KONTAMINASI PELUMAS PADA MESIN DIESEL CCM SULZER PLTD LUENG BATA (Kurniawan, 2021)
KAJIAN EKSPERIMENTAL SIFAT GESEK DAN KEAUSAN LAPISAN DIAMOND LIKE CARBON (DLC) DALAM LINGKUNGAN BIODIESEL (Rian Satrizan, 2015)
ANALISA KEAUSAN TEPI PAHAT POTONG HSS-CO5 END MILL VARIASI KEDALAMAN POTONG DENGAN MATERIAL BAJA KARBON SEDANG (anang zazu setyas, 2015)
ISOLASI DAN SKRINING JAMUR ENDOFIT DARI DAUN JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS LINN) SEBAGAI SUMBER LIPID UNTUK REAKSI TRANSESTERIFIKASI (Bella Septie Amrina, 2024)