<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="62938">
 <titleInfo>
  <title>PREDIKSI KADAR AIR DAN KAFEIN BIJI KOPI HIJAU MENGGUNAKAN NEAR INFRARED SPECTROSCOPY</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Murtahar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Murtahar. 1505106010016. Prediksi Kadar Air dan Kafein Biji Kopi Hijau Menggunakan Near Infrared Spectroscopy di bawah bimbingan Agus Arip Munawar sebagai Ketua dan Ratna sebagai Anggota&#13;
¬&#13;
RINGKASAN&#13;
Kopi (Coffea sp.) merupakan salah satu hasil komoditi unggulan perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dan sangat potensial diantara tanaman perkebunan lainnya di Indonesia. Menjadikan Indonesia sebagai eksportir kopi terbesar keempat di dunia yang diharuskan untuk menjaga kualitasnya. Menjaga kualitas biji kopi hijau perlu diperhatikan beberapa karakteristik bahan diantaranya adalah kadar air dan kafein. Penentuan kadar air dan kafein biji kopi hijau dapat dilakukan dengan menggunakan NIRS (Near Infrared Spectroscopy) yang bersifat non-destruktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengaplikasikan Partial Least Square (PLS) dan Principle Component Regression (PCR) dalam menduga kadar air dan kafein.&#13;
 Penelitian ini menggunakan data akuisisi spektrum biji kopi hijau lokal yang berjumlah 20 sampel serta data uji laboratorium kadar air dan kafein (Adnan,2017). Pengolahan data menggunakan Unscrambler Software Version 10.1. dengan metode kalibrasi PLS dan PCR. Analisa data outlier menggunakan PCA (Principal Component Analysis) dan analisa data spektrum menggunakan De-trending, Extended Multiplicative Scatter Correction (EMSC), dan Kombinasi keduanya.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian ini, NIRS dapat memprediksi kadar air dan kafein biji kopi hijau. Selanjutnya didapatkan spektrum raw (awal) biji kopi hijau terdapat beberapa puncak dan lembah gelombang yang menunjukkan adanya kandungan kimia. Kemudian dilakukan analisa data outlier yang hasilnya menunjukkan tidak adanya data pencilan. Panjang gelombang optimum yang terdapat di loading plot menunjukkan bahwa panjang gelombang kadar air berkisar 1400-1415 nm dan 1881-1910 nm serta panjang gelombang kafein berkisar 1920-1947 nm. Prediksi kadar air dan kafein biji kopi hijau menggunakan PLS didapatkan hasil prediksi kadar air dengan  pretreatment terbaik adalah EMSC dengan nilai RPD 6,1 tergolong sebagai very good performance. Serta pada predikai kafein pretreatment terbaik adalah EMSC dengan nilai RPD 3,01 tergolong sebagai very good performance. Prediksi kadar air dan kafein biji kopi hijau menggunakan PCR didapatkan &#13;
?</note>
 <subject authority="">
  <topic>PHYSICAL CHEMISTRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WATER</topic>
 </subject>
 <classification>541.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>62938</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-13 09:22:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-12-07 10:55:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>