<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="62818">
 <titleInfo>
  <title>UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA USAHA PERTAMBANGAN TANPA IZIN YANG MENGAKIBATKAN KERUSAKAN LINGKUNGAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR NAGAN RAYA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T Pangeran Rahmad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Upaya Penanggulangan Tindak Pidana &#13;
Pertambangan Tanpa Izin yang Mengakibatkan &#13;
Kerusakan Lingkungan  (Suatu Penelitian di &#13;
Wilayah Hukum Kepolisian Resor Nagan Raya)&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(v,54),pp.,bibl.,&#13;
ABSTRAK&#13;
T. Pangeran Rahmad,&#13;
2019&#13;
Adi Hermansyah, S.H., M.H&#13;
Pasal 158 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan &#13;
Mineral dan batubara  menyebutkan,  bahwa  setiap orang yang melakukan usaha &#13;
penambangan tanpa IUP atau IUPK sebagaimana  yang  dimaksud dapat  dipidana &#13;
dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak &#13;
Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).  Namun pada kenyataannya masih &#13;
terjadi tindak pidana  pertambangan tanpa izin di  wilayah hukum Kepolisian Resor&#13;
Nagan Raya.&#13;
Tujuan penulisan skripsi ini untuk  menjelaskan  faktor penyebab &#13;
terjadinya tindak pidana pertambangan tanpa izin,  upaya yang dilakukan Pihak &#13;
Kepolisian dalam penanggulangan terjadinya tindak pidana pertambangan tanpa &#13;
izin  dan  hambatan yang dialami pihak Kepolisian dalam menangani kasus tindak &#13;
pidana pertambangan tanpa izin.&#13;
Data diperoleh dari  penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian &#13;
kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku-buku teks, peraturan &#13;
perundang-undangan.  Penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai &#13;
responden dan informan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab pelaku melakukan &#13;
tindak pidana pertambangan tanpa izin yaitu  karena  lemahnya pemahaman pelaku &#13;
akan akibat hukum yang diterima,  ada  anggapan pengurusan izin pertambangan &#13;
yang berlangsung lama, faktor ekonomi, serta faktor tidak ada pekerjaan lain. &#13;
Upaya penanggulangan yang dilakukan pihak kepolisisan dalam menanggulangi &#13;
tindak pidana penambangan tanpa izin adalah dengan meningkatkan kesadaran dan &#13;
ketaatan  hukum  demi  terwujudnya  efektifitas  hukum,  meningkatkan    kinerja &#13;
satuan    dan    melakukan    koordinasi    dengan    semua  pihak  terkait,  memberikan &#13;
penyuluhan hukum  serta  melakukan razia  secara rutin.  Hambatan penegak hukum &#13;
dalam  upaya penanggulangan tindak pidana penambangan tanpa izin  yaitu  adanya &#13;
oknum yang membekingi para pelaku tindak pidana  penambangan  emas  secara &#13;
liar, kemudian kesadaran hukum masyarakat masih lemah dan krisis ekonomi &#13;
sebagian masyarakat yang membuat masyarakat melakukan  penambangan  emas&#13;
secara liar,  lemahnya koordinasi dan kerja sama antar petugas dan antar instansi &#13;
terkait di lapangan memberikan peluang bagi penambang  tanpa izin. &#13;
Disarankan  kepada semua pihak baik dari pihak  Kepolisian, TNI atau &#13;
instansi terkait lainnya untuk lebih sering melakukan razia  terhadap  penambang-&#13;
penambang  guna meminimalisir terjadinya tindak pidana  penambangan tanpa izin, &#13;
serta  meningkatkan koordinasi antar  instansi seperti  melakukan pertemuan secara &#13;
berkala guna membahas permasalahan yang  menyangkut penanganan penegakan &#13;
hukum terhadap penambangan tanpa izin.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>62818</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-12 09:06:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-09-12 09:12:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>