INDUKSI HORMON OKSITOSIN DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI SUSU, KOMPOSISI SUSU, DAN RESPON FISIOLOGIS PADA KAMBING PERANAKAN ETAWAH (PE) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

INDUKSI HORMON OKSITOSIN DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI SUSU, KOMPOSISI SUSU, DAN RESPON FISIOLOGIS PADA KAMBING PERANAKAN ETAWAH (PE)


Pengarang

MUHAMMAD RESTHU - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1705204010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Peternakan (S2) / PDDIKTI : 54131

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Peternakan Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

637.17

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
MUHAMMAD RESTHU. Induksi Hormon Oksitosin dalam Upaya Peningkatan Produksi Susu, Komposisi Susu, dan Respon Fisiologis pada Kambing Peranakan Etawah (PE). DZARNISA, SRI WAHYUNI
Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki potensi dalam pengembangan sektor pertanian terutama sub sektor peternakan. Sub sektor peternakan berpotensi sebagai penunjang perekonomian masyarakat, dan menyumbangkan perkembangan perekonomian nasional. Kambing adalah ternak yang banyak dipelihara oleh masyarakat. Jenis kambing Peranakan Etawah (PE) yang dipelihara bertujuan untuk produksi susu. Selama ini banyak upaya dalam peningkatan produksi susu dan komposisi susu salah satunya dengan induksi hormon oksitosin. Salah satu fungsi hormon oksitosin yaitu merangsang sel-sel mioepitel yang mengelilingi alveoli untuk mengeluarkan susu.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan produksi susu, komposisi susu dan respon fisiologis kambing PE setelah diinduksi dengan hormon oksitosin. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan model post test only control group design. Pengolahan data menggunakan uji t tidak berpasangan untuk membandingkan kelompok kontrol dan perlakuan. Kemudian dilanjutkan dengan uji regresi variable dummy. Parameter yang diukur diantaranya produksi susu (ml), detak jantung (kali/menit), frekuensi pernafasan (kali/menit), kadar bahan kering tanpa lemak (BKTL) (%), kadar lemak (%), kadar protein (%), kadar laktosa (%), dan densitas (g/ml). Materi penelitian yaitu kambing PE yang sedang dalam masa laktasi sebanyak 18 ekor, dikelompokkan menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan.
Penelitian ini dilaksanakan mulai dari Desember 2018 sampai Februari 2019. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa induksi hormon oksitosin tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap produksi susu kambing PE pada pagi dan sore hari. Menurut uji statistik, induksi hormon oksitosin terhadap detak jantung pagi kambing PE berpengaruh sangat nyata (P0,05). Begitu pula uji statistik, induksi oksitosin tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap frekuensi pernafasan kambing PE pagi dan sore hari. Uji statistik memperlihatkan kadar BKTL, kadar protein dan kadar laktosa tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Sementara pada kadar lemak pagi berpengaruh sangat nyata (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK