JARIMAH PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK DAN PENERAPAN ‘UQUBATNYA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM MAHKAMAH SYAR’IYAH TAPAKTUAN) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

JARIMAH PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK DAN PENERAPAN ‘UQUBATNYA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM MAHKAMAH SYAR’IYAH TAPAKTUAN)


Pengarang

Hilmawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1503101010049

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

345.025 554

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Hilmawati, Jarimah Pemerkosaan Terhadap Anak dan Penerapan
2019 ‘Uqubatnya (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum
Mahkamah Syar’iyah Tapakuan)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.
(vi,61).,pp.,bibl.,tabl.,app.
Ainal Hadi, S.H., M.Hum.
Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 50 tentang Hukum Jinayat, mengancam setiap orang yang dengan sengaja melakukan Jarimah pemerkosaan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 48 terhadap anak dengan ‘Uqubat Ta’zir cambuk paling sedikit 150 (seratus lima puluh) kali, paling banyak 200 (dua ratus) kali atau denda paling sedikit 1.500 (seribu lima ratus) gram emas murni, paling banyak 2.000 (dua ribu) gram emas murni atau penjara paling singkat 150 (seratus lima puluh) bulan, paling lama 200 (dua ratus) bulan. Namun jarimah pemerkosaan masih terjadi, masih terdapat perbedaan dalam pemilihan jenis ‘uqubat yang dijatuhkan terhadap pelaku, serta dampak buruk yang disebabkan oleh tindak pemerkosaan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan anak.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan faktor penyebab jarimah pemerkosaan terhadap anak, pertimbangan hakim dalam memilih ‘uqubat yang akan diterapkan terhadap pelaku pemerkosaan terhadap anak, serta untuk menjelaskan dampak yang diakibatkan oleh jarimah pemerkosaan terhadap anak.
Metode penelitian skripsi ini menggunakan pendekatan yuridis empiris. Analisis permasalahan dilakukan dengan mengolah data sekunder yaitu bahan-bahan hukum yang diperoleh dengan mempelajari serta menelaah teori-teori, buku-buku, jurnal-jurnal, literatur-literatur hukum serta perundang-undangan (library research) dengan data primer yang diperoleh dari lapangan (field research) dengan proses mewawancarai secara langsung kepada responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor penyebab jarimah pemerkosaan terhadap anak, yaitu karena faktor penyalahgunaan media elektronik dan internet, kelainan seksual, hawa nafsu yang tak terkendali, adanya kesempatan, kurangnya pemahaman agama, traumatic psikis masa lalu yang dimiliki oleh pelaku dan faktor tingkat pendidikan yang rendah. Lalu terkait pertimbangan pemilihan hukuman yang akan dijatuhi oleh hakim, dilihat dari beberapa tinjauan seperti: dasar peraturan perundang-undangan, dakwaan penuntut umum, berat ringan suatu jarimah yang dilakukan oleh terdakwa dan latar belakang terdakwa seperti: umur dan kondisi kesehatan terdakwa. Serta dampak pemerkosaan terhadap anak yaitu: anak mengalami banyak tekanan, mengalami perubahan hidup, bahkan menyebabkan trauma berat.
Disarankan kepada pemerintah agar dapat membuat peraturan khusus perlindungan terhadap anak sebagai korban pemerkosaan dalam Qanun Aceh, serta melakukan berbagai sosialisasi terkait pencegahan terjadinya pemerkosaan terhadap anak, dalam rangka melindungi dan menjauhi anak-anak dari tindak pidana pemerkosaan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK