<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="62554">
 <titleInfo>
  <title>DISPARITAS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH TENTANG KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN MATINYA ORANG LAIN (SUATU STUDI DI PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. Rizki Saputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
M. Rizki Saputra,                  Disparitas Putusan Negeri Banda Aceh Tentang&#13;
2019                                     Kecelakaan Lalu Lintas Yang Mengakibatkan Matinya Orang Lain (Suatu Studi di Pengadilan Negeri Banda Aceh )&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
&#13;
Adi Hermansyah, S.H., M.H&#13;
&#13;
Disparatis hukum pidana merupakan penerapan pidana dalam suatu hal kejadian pidana dalam tindak pidana yang serupa atau terhadap tindak pidana yang sifat bahayanya dapat diperbandingkan tanpa dasar pembenaran yang jelas. . Disparitas pidana yang terjadi mempunyai akibat yang dalam terutama bagi terpidana, yakni hilangnya rasa keadilan terpidana. Di bidang profesi hakim dalam menjatuhkan putusan, disparitas adalah kebebasan hakim yang diatur dalam undang-undang  untuk  memutus  perkara  sesuai  dengan  ketentuan  walaupun putusan tersebut bisa saling berbeda-beda antara suatu perkara dengan perkara yang lain. Kebebasan diberikan kepada hakim karena fakta-fakta dalam persidangan dari suatu perkara berbeda dengan perkara yang lain.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan, dan faktor-faktor apa yang menyebabkan disparitas putusan serta apakah tujuan tersebut sudah sesuai dengan tujuan hukum.&#13;
Penelitian  ini  mengunakan  metode  penelitian  normatif dengan  meneliti putusan-putusan pengadilan dalam perkara kecelakaan lalu lintas serta studi kepustakaan atau data skunder.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab putusan pidana No.&#13;
28/Pid.Sus/2019/PN.BNA dan 269/Pid.Sus/2017/PN.BNA adalah dikarenakan tunduk  pada  pasal  197  KUHAP,  yang  dimana  hakim  memiliki  pertimbangan sendiri dalam dalam menentukan berat ringannya sanksi pidana, melalui pembuktian materil di persidangan untuk mendukung kesimpulan dalam pertimbangan hakim. Dasar pertimbangan hakim dalam memutus perkara ini ialah pada perkara pertama sedikitnya korban yang disebabkan oleh kelalaian terdakwa dan terjadinya perkara ini juga disebabkan oleh kelalaian korban, dalam putusan kedua ada lebih dari satu korban dan terjadinya perkara ini karena kelalaian terdakwa. Karena ,penentuan berat ringannya sanksi hukuman ditentukan dari pembuktian materil yang masih menilai secara segi subjektif dan objektif, yang menyebabkan perbedaan antara satu putusan dengan putusan yang lainnya atau disebut dengan disparitas pidana.&#13;
Salah satu tugas hakim adalah menggali nilai-nilai keadilan yang hidup dalam masyarakat, oleh karena itu hakim harus memperhatikan aspek disparitas penjatuhan   pidana   untuk  memenuhi   nilai   keadilan   substantif,   serta  dalam memutus suatu perkara sebaiknya hakim tidak hanya mendengarkan pihak korban saja  tetapi  hakim  juga  harus  seimbang  dengan  mendengar  pembelaan  dari terdakwa, agar masyarakat dapat lebih percaya lagi terhadap putusan pengadilan yang berlaku.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>62554</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-06 17:11:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-09-09 09:43:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>