<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="62498">
 <titleInfo>
  <title>TINDAK PIDANA PENANGKAPAN IKAN YANG TIDAK MEMILIKI SURAT IZIN KAPAL PENGANGKUTAN IKAN (SIKPI) (SUATU PENELITIAN DI SATUAN POLISI PERAIRAN POLRES PIDIE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Faqih</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
Muhammad Faqih,&#13;
(2019)&#13;
Tindak Pidana Pengangkutan  Ikan Yang Tidak &#13;
Memiliki Surat Izin Kapal Pengangkutan Ikan &#13;
(SIKPI)  (Suatu Penelitian di  Satuan  Polisi &#13;
Perairan Polres Pidie)  Fakultas Hukum &#13;
Universitas Syiah Kuala&#13;
(v, 63) pp.,bibl.,tabl.&#13;
M. Iqbal , S.H, M.H&#13;
Pasal 28 Ayat (1)  Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 jo Undang-&#13;
Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor&#13;
31 Tahun 2004 tentang Perikanan  menyebutkan bahwa Setiap orang yang &#13;
memiliki dan/atau mengoperasikan kapal pengangkut ikan berbendera Indonesia &#13;
di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia wajib memiliki &#13;
Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan.  Meskipun telah diancam dengan hukuman &#13;
pemanfaatan hasil laut banyak terjadi penyimpangan -penyimpangan yang &#13;
dilakukan oleh oknum-oknum atau pihak-pihak tertentu demi keuntungan dan &#13;
kepentingan pribadi masing-masing, kenyataannya masih banyak ditemukan &#13;
Nakhkoda  atau pemilik kapal yang tidak memiliki Surat Izin Kapal Pengangkutan &#13;
Ikan di Kabupaten Pidie Jaya.&#13;
Penulisan skripsi ini bertujuan menjelaskan faktor  penyebab  dilakukannya &#13;
tindak pidana penangkapan ikan yang tidak memiliki surat izin kapal &#13;
pengangkutan  ikan  SIKPI,  hambatan dalam pelaksanaan penanggulangan oleh &#13;
polisi perairan terhadap pelaku pengangkutan ikan yang tidak memiliki sikpi  dan &#13;
upaya penanggulangan terhadap  tindak pidana pengangkutan ikan  yang tidak &#13;
memiliki surat izin kapal pengangkutan ikan SIKPI.   &#13;
Data diperoleh  melalui  penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. &#13;
Penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan cara mempelajari &#13;
buku-buku dan  Undang-Undang. Sedangkan penelitian lapangan dilakukan untuk &#13;
memperoleh data primer, dengan cara mewawancarai responden dan informan.&#13;
Hasil penelitian  menyebutkan  bahwa  faktor  penyebab  terjadinya  tindak &#13;
pidana penangkapan ikan yang tidak memiliki surat izin kapal pengangkutan ikan &#13;
SIKPI kurangnya kesadaran dan kepatuhan hukum bagi para  pemilik kapal dalam &#13;
melakukan pengangkutan ikan  dan faktor pelayanan yang masih kurang. &#13;
Hambatan yang ditemui ialah  Para Pemilik Kapal tidak mau memberikan &#13;
informasi yang jelas,  Akses ke lokasi tempat bersandarnya kapal yang sangat &#13;
susah,  lokasi Polres  Pidie yang jauh dari tempat penelitian terhadap pemilik kapal &#13;
yang tidak memiliki SIKPI.  Upaya  yang dilakukan  . Upaya yang dilakukan &#13;
SATPOLAIR Polres  Pidie  dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten  Pidie &#13;
Jaya  untuk menanggulangi secara pre-emtif, preventif dan represif dengan aktif &#13;
mengadakan sosialisasi atau penyuluhan aturan perikanan, dan patroli rutin.&#13;
Diharapkan  kepada  SATPOLAIR Polres Pidie  aktif dan maksimal dalam &#13;
melakukan upaya penanggulangan secara pre-emtif, preventif dan represif.  dan &#13;
diharapkan kepada pemilik kapal agar peduli dengan status hukum, sosialisasi dan &#13;
penyuluhan  perikanan  yang dilakukan oleh pihak kepolisian  dan dinas kelautan &#13;
dan perikanan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHING - INDUSTRIAL LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FISHERY LAW</topic>
 </subject>
 <classification>343.076 92</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>62498</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-09-06 11:38:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-18 10:30:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>