PERBANDINGAN KEPADATAN RINGAN CARA A DAN CARA B MENURUT SNI 1976-2008 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBANDINGAN KEPADATAN RINGAN CARA A DAN CARA B MENURUT SNI 1976-2008


Pengarang

Yulia Hafsah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404001010098

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Dalam perencanaan pekerjaan suatu konstruksi bangunan sipil tanah mempunyai peranan yang sangat penting. Dalam hal ini, tanah berfungsi sebagai penahan beban akibat konstruksi di atas tanah yang harus memikul seluruh beban bangunan.. Sehingga kuat atau tidaknya bangunan/ konstruksi itu juga dipengaruhi oleh kondisi tanah yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan nilai kepadatan ringan (Standar Proctor) dengan menggunakan cara A dan cara B. Untuk mengetahui hasil kepadatan ringan itu dengan menggunakan metode SNI 1976-2008. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengujian batas cair, batas plastis, indeks plastis, berat jenis, analisa saringan dan pengujian pemadatan ringan. Tanah yang digunakan pada penelitian ini adalah, tanah yang berasal dari Nagan Raya(Tanah NR) dan Ruas Jalan Tol Sigli-Banda Aceh STA 37+550 (Tanah SBA 1) serta STA 38+650 (Tanah SBA 1). Menurut klasifikasi AASHTO, tanah NR dan SBA 1 termasuk golongan A-2 sedangkan tanah SBA 2 termasuk golongan A-4. Untuk klasifikasi USCS, tanah NR dan SBA 1 termasuk SM, sedangkan tanah SBA 2 termasuk CL. Hasil pengujian sifat-sifat fisis menunjukan bahwa tanah NR dan SBA 1 termasuk kategori non plastis (NP) sedangkan tanah SBA 2 memiliki indeks plastis 19,11. Hasil pengujian pemadatan cara A nilai ?dmaks dan OMC adalah untuk tanah NR 1,47gr/cm3 dan 24,09%, tanah SBA 1 1,52gr/cm3 dan 22,03%, dan SBA 2 1,51 gr/cm3 dan 22,35%, untuk cara B nilai ?dmaks dan OMC adalah tanah NR 1,49 gr/cm3 dan 22,38%, SBA 1 1,67gr/cm3 dan 19,35%, SBA 2 1,81 gr/cm3 dan 12,55%. Hasil pemadatan menurut SNI 1976-2008 ?dmaks cara A lebih kecil dari cara B dan OMC cara A lebih besar dara cara B. Dengan demikian, untuk meningkat nilai kepadatan tanah dapat digunakan metode kepadatan ringan cara A menurut SNI 1976-2008.


Kata kunci : Kepadatan, Standar Proctor, Plasticity Indeks.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK