Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG AUDITORIUM TERINTEGRASI STAIN GAJAH PUTIH DI ACEH TENGAH
Pengarang
M Riza Pemulo - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1204101010084
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pembangunan Gedung Auditorium Terintegrasi STAIN Gajah Putih Kabupaten Aceh Tengah merupakan proyek milik Kementerian Agama. Berdasarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) nomor 146/Sti.01/KU.00.2/07/2018, Proyek Pembangunan Gedung Auditorium Terintegrasi STAIN Gajah Putih mulai dilaksanakan pada tanggal 05 Juli 2018 dan harus selesai pada tanggal 31 Desember 2018 dengan waktu penyelesaian selama 180 hari kalender. Namun, realisasi di lapangan menunjukkan bahwa proyek ini mengalami keterlambatan penyelesaian dari waktu yang telah ditentukan. Lokasi proyek bertepatan pada 4°38’ LU dan 96°41’ BB yang berada di Desa Mulie Jadi, Silih Nara, Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer merupakan kuesioner yang diisi oleh 13 orang responden yang terbagi atas 3 kelompok, yaitu: owner, konsultan pengawas, kontraktor pelaksana. Kuesioner merupakan pertanyaan tertutup dengan skala Likert. Data primer diuji dengan uji validitas, reliabilitas serta analisa deskriptif nilai rata-rata (mean) menggunakan aplikasi spreadsheet. Data sekunder pada penelitian ini berupa gambar proyek, jadwal pelaksanaan, data cuaca Aceh Tengah 2018, serta dokumen kontrak. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah peringkat faktor-faktor penyebab keterlambatan pada Proyek Pembangunan Gedung Auditorium STAIN Gajah Putih, yaitu: 1. Faktor tenaga kerja (mean 3,87); 2. Faktor perubahan (mean 3,75); 3. Faktor peralatan (mean 3,48); 4. Faktor kontraktor (mean 3,16); 5. Faktor eksternal (mean 3,00); 6. Faktor owner (mean 2,74); 7. Faktor material (mean 2,72); 8. Faktor lingkungan (mean 2,23); 9. Faktor keuangan (mean 2,21); 10. Faktor kontrak (mean 2,08); 11. Faktor waktu dan kontrol (mean 1,88); 12. Faktor hubungan dengan pemerintah (mean 1,85).
Kata Kunci : Faktor Keterlambatan, Konstruksi Gedung, STAIN Gajah Putih
Tidak Tersedia Deskripsi
PERKEMBANGAN SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) GAJAH PUTIH TAKENGON, KABUPATEN ACEH TENGAH, 1984 – 2017 (Darmawan, 2019)
ANALISIS KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PROYEK GEDUNG MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) (Nitasya Dwimaulidina, 2025)
ANALISIS PENYEBAB KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR GEDUNG DI WILAYAH LINTAS BARAT PADA PROVINSI ACEH (Ermawansyah Putra, 2025)
PENGARUH KNOWLEDGE SHARING DAN KNOWLEDGE MANAGEMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI STAIN GAJAH PUTIH ACEH TENGAH YANG DIMEDIASI OLEH KEPUASAN KERJA (HARSONO, 2020)
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG (STUDI KASUS PADA DINAS CIPTA KARYA WILAYAH KERJA KOTA BANDA ACEH) (Ilham Fadhillah Srg, 2016)