EVALUASI KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE BINA MARGA (STUDI KASUS RUAS JALAN DESA LIMPOK ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

EVALUASI KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE BINA MARGA (STUDI KASUS RUAS JALAN DESA LIMPOK ACEH BESAR)


Pengarang

ARNO SANDRIA ALAHZAB - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404001010039

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Jalan Desa Limpok Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar merupakan jalan kolektor. Jalan ini dapat digunakan untuk akses menuju Kampus Abulyatama dan Bandara Sultan Iskandar Muda. Banyaknya mobilitas kendaraan terutama truk menyebabkan kerusakan badan jalan. Kerusakan jalan yang terjadi di Desa Limpok Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengevaluasi kerusakan jalan tersebut sehingga dapat ditentukan proses pemeliharaan yang sesuai. Metode Bina Marga telah diaplikasikan pada penelitian ini untuk menentukan tingkat kerusakan jalan dan memilih metode yang cocok untuk menanganinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis pemeliharaan dengan metode Bina Marga. Metode Bina Marga merupakan salah satu metode yang sering digunakan untuk mengevaluasi kondisi jalan khususnya di Indonesia. Kajian tingkat kerusakan jalan telah dilakukan dengan membagi Jalan Desa Limpok dengan panjang 1.2 km menjadi 3 segmen. Segmen yang di tinjau (Sta 0+000 s.d 0+400) Amblas 3,41%, Lubang 0,42%, Retak Memanjang 1,32% Retak Kulit Buaya 0,78%. (Sta 0+400 s.d 0+800) yang terjadi berupa Amblas 0,33, Lubang 0,6% dan yang terjadi pada (Sta 0+800 s.d 1+200) berupa Pelepasan Butir 4,09%, Lubang 0,58% dan Tambalan 1,88%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa segmen 1 sampai dengan segmen 3 dengan nilai UP sebesar 9 dan 11, berdasarkan nilai UP yang didapat, maka untuk pemeliharaan yang dilakukan adalah pemeliharaan rutin. Pemeliharaan tersebut dilakukan dengan tujuan agar jalan tersebut tetap berada dalam kondisi baik dan mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah. Informasi ini dapat digunakan oleh instansi sebagai upaya yang dapat dilakukan untuk memelihara jalan tersebut.

Kata Kunci : Bina Marga, kerusakan jalan, Urutan Prioritas, pemeliharaan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK