Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERANAN SITE MANAGER PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI PROVINSI ACEH
Pengarang
ZIA AMRA MAULANA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1404001010041
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abstrak
Site manager adalah seseorang yang ditunjuk untuk bertanggung jawab terhadap
kegiatan keseharian pengelolaan proyek demi kepentingan organisasi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui peranan site manager pada proyek konstruksi gedung di
Provinsi Aceh. Penelitian ini mengggunakan metode kuantitatif melalui penyebaran
kuesioner. Responden ditujukan pada project manager dari perusahaan kontraktor
bidang gedung dengan sub bidang BG009 mulai dari kualifikasi M1, M2, dan B1.
Jumlah populasi perusahaan kontraktor bidang gedung diperoleh sebanyak 529
perusahaan, dengan menggunakan rumus Slovin maka sampel diperoleh sebanyak 84
perusahaan. Metode statistika yang digunakan pada pengolahan data adalah uji
validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif
dengan bantuan software Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 22.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan site manager yang dominan pada
proyek konstruksi gedung di Provinsi Aceh terdapat 5 indikator. Adapun indikator
tersebut adalah memeriksa bobot pekerjaan setiap akhir bulan dan jika terjadi
kemunduran dari time schedule maka site manager memutuskan untuk melaksanakan
pekerjaan lembur dengan mean sebesar 4,607 atau 92,14%, memberikan pengarahan
dan pembinaan staf yang ada di bawahnya dengan mean sebesar 4,500 atau 90,00%,
menjamin tersedianya tenaga kerja, material, dan alat yang memadai, tersedianya
gambar kerja untuk dilaksanakan oleh mandor/subkontraktor, dan tersedianya dana
pembayaran (opname) upah mandor dengan mean sebesar 4,405 atau 88,10%,
membuat keputusan dalam batasan yang telah digariskan dengan tegas oleh project
manager dengan mean sebesar 4,286 atau 85,71%, dan dalam melaksanakan
tugasnya bertanggung jawab atas segala sesuatu yang bersangkutan dengan masalah
teknis atau pengelola proyek dengan mean sebesar 4,202 atau 84,05%. Peranan site
manager pada proyek konstruksi di Provinsi Aceh mempunyai tingkatan yang sangat
tinggi dengan mean sebesar 4,070 atau 81,40%.
Kata kunci: Peranan, site manager, proyek, konstruksi, gedung, Provinsi Aceh
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TRIPLE CONSTRAINTS PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI PROVINSI ACEH DALAM MASA PANDEMI COVID-19 (Teuku Arif Billah, 2023)
FAKTOR-FAKTOR PENERAPAN LEAN CONSTRUCTION PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH (Zulhelmi Andika, 2022)
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DI PROVINSI ACEH (Teuku Syahirman, 2022)
FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT TRANSFORMASI DIGITAL PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI PROVINSI ACEH (Fadhil Ash Shiddiq, 2025)
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR RISIKO WAKTU TERHADAP BIAYA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI PROVINSI ACEH (MUHAMMAD TAUFIK, 2018)