Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
IDENTIFIKASI PENYEBAB GAGALNYA PENAWARAN KONTRAKTOR DI KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
teuku syahrul rozi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1204101010057
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abstrak
Pelaksanaan pengadaan pekerjaan konstruksi umumnya melalui pelelangan terbuka.
ULP LPSE berwenang mengelola proses pelelangan, mulai pengumuman, evaluasi
penawaran sampai penetapan satu pihak pemenang lelang. Penetapan pemenang
melalui proses evaluasi tersistematis, yang mengurutkan, menggugurkan, memberi
kredit skor dan penentuan gagal atau berhasilnya penawaran. Kontraktor harus
memperhatikan aspek evaluasi administrasi, teknis, biaya dan mengenal faktor
dominan penyebab gagal penawaran. Penelitian ini bertujuan mengindetifikasi
penyebab gagalnya penawaran kontraktor. Pengumpulan data dilakukan dengan
penyebaran kuisioner kepada 6 Kontraktor dan 3 Anggota Pokja LPSE. Data terdiri
dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil pengisian kuisioner
yang disebarkan, sedangkan data sekunder berupa data hasil evaluasi penawaran
kontraktor pada pekerjaan gedung selama 4 tahun terakhir di Kabupaten Aceh Besar.
Pengolahan data dilakukan dengan analisis data deskriptif, uji validitas dan reabilitas.
Dari perhitungan reabilitas memberikan hasil koefisien korelasi sebesar 0,899, yang
berarti kuisioner tersebut sangat handal dan layak serta memenuhi korelasi yang
diisyaratkan lebih besar atau sama dengan 0,3. Dari perhitungan validitas diperoleh
bahwa dari 19 variabel/faktor awal penyebab gagalnya penawaran terdapat 4 faktor
yang tidak valid yaitu, pekerjaan yang disubkontrakkan, kualifikasi tenaga ahi tidak
sesuai dan tidak lengkap, kejelasana mata pembayaran yang harga satuannya nol atau
tidak ditulis, ketidakwajaran harga yang diakibatkan persaingan harga yang tidak sehat.
Sehingga keempat faktor tersebut harus dihilangkan. Pada tahap pelaksanaan hasil
mean tertinggi sebesar 3,11 pada variabel “Metode Pelaksanaan Pekerjaan tidak
lengkap atau tidak sesuai” dan “Jenis, Kapasitas, dan Komposisi
Bahan/Material/Peralatan tidak sesuai dan lengkap ”. Hal ini berarti kedua variabel
tersebut merupakan faktor paling dominan yang menyebabkan kegagalan penawaran
kontraktor di Kabupaten Aceh Besar.
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PENAWARAN TIDAK RESPONSIF PENYEDIA JASA PELAKSANA KONSTRUKSI (STUDI KASUS PENGADAAN JASA KONSTRUKSI PADA SATUAN KERJA PERANGKAT ACEH) (Muhammad Rizal, 2025)
KAJIAN HUBUNGAN RASIO HARGA PENAWARAN DAN HARGA PERKIRAAN SENDIRI (HPS) TERHADAP KINERJA WAKTU PENYELESAIAN PROYEK KONSTRUKSI JALAN DAN JEMBATAN PADA KABUPATEN ACEH BESAR (Alvisyahri, 2016)
MODEL ESTIMASI PARAMETRIK HARGA PENAWARAN YANG KOMPETITIF PADA TENDER PEKERJAAN KONSTRUKSI DI KOTA BANDA ACEH (Anya Maqfirah, 2025)
IDENTIFIKASI FAKTOR - FAKTOR GUGURNYA PENAWARAN KONTRAKTOR DALAM PROSES LELANG DI KOTA BANDA ACEH (Twk Ghozi Febriyan, 2019)
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR KEMAMPUAN PEMASARAN DAN PENAWARAN SEBAGAI KEUNGGULAN DAYA SAING KONTRAKTOR DI KOTA BANDA ACEH (TEUKU ANANDASYAH P, 2018)