<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="61878">
 <titleInfo>
  <title>MODEL TIME-COST TRADE-OFF PADA PEKERJAAN KOLOM DI KOTA LHOKSEUMAWE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muchsin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tugas Akhir Sarjana&#13;
&#13;
Model Time-Cost Trade-Off pada Pekerjaan Kolom &#13;
Bangunan Gedung di Lhokseumawe&#13;
Muchsin&#13;
1204101010126&#13;
Program Studi Sarjana Teknik Sipil&#13;
Jurusan Teknik Sipil-Fakultas Teknik&#13;
Universitas Syiah Kuala&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
Pelaksanaan proyek konstruksi sangat tergantung dengan proses manajemen proyek, baik biaya maupun waktu. Pada proses pelaksanaannya, penyedia jasa harus menyelesaikan satu pekerjaan sebelum mengerjakan pekerjaan selanjutnya. Mengatasi masalah tersebut memerlukan suatu cara yaitu dilakukan percepatan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pemodelan time-cost trade-off. Model time-cost trade-off yaitu percepatan durasi pelaksanaan proyek yang dilakukan dengan metode crashing dengan mempertimbangkan biaya dengan menganalisa sejauh mana waktu dapat dipersingkat. Penelitian ini dilakukan pada pekerjaan kolom pada bangunan gedung di Lhokseumawe. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan validitas, reliabilitas, model time-cost trade-off dan validasi model. Manfaat dari permodelan ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar biaya tambahan per hari yang diperlukan. Model yang dihasilkan adalah persamaan y = 5,426.80 x2 - 882,910.71 x + 57,592,411.84 untuk pekerjaan pengecoran y = -46,410.14 x2 - 401,436.27x + 57,332,806.52  untuk pembesian, dan persamaan y = 2,855.23 x2 - 370,016.27x + 24,188,006.55 untuk pekerjaan bekisting. Crash duration pekerjaan kolom adalah 1 hari untuk pengecoran, 3 hari untuk pembesian dan 3 hari untuk bekisting. Pekerjaan pengecoran kolom percepatan maksimum yang dapat dilakukan adalah 9 hari (10% dipercepat dari durasi normal) dan biaya tambahan maksimum sebesar 5,97% dari biaya normal. Pekerjaan Pembesian kolom percepatan maksimum yang dapat dilakukan adalah 7 hari (30% dipercepat dari durasi normal) dan biaya tambahan maksimum sebesar 6,51% dari biaya normal. Pekerjaan bekisting kolom percepatan maksimum yang dapat dilakukan adalah 7 hari (30% dari durasi normal) dan biaya tambahan maksimum sebesar 8,32% dari biaya normal. Biaya tambahan per hari berbeda-beda untuk pekerjaan pada kolom dari biaya normal karena model time-cost trade-off berupa non-linear.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Time-Cost Trade-Off, durasi normal, biaya normal, biaya crash pekerjaan kolom.&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>61878</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-29 10:16:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-29 11:26:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>