<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="61816">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSI (STUDI PADA SD NEGERI 57 BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurraida</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Nurraida. Identifikasi Anak Berkebutuhan  Khusus di Sekolah Inklusi (Studi pada SD &#13;
Negeri 57 Banda Aceh). Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas &#13;
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.&#13;
(1) Drs. Martunis, M.Si., (2) Fajriani, S.Pd M. Ed&#13;
Kata Kunci: Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus, Sekolah Inklusi.&#13;
Penelitian yang berjudul identifikasi anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi, &#13;
akan membantu guru mengetahui masalah siswanya. Tujuan penelitan ini yaitu untuk &#13;
mengetahui anak berkebutuhan khusus pada SD Negeri 57 Banda Aceh, sehingga &#13;
siswa mendapatkan layanan pembelajaran yang tepat. Pendekatan yang digunakan &#13;
adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian ini adalah &#13;
SD Negeri 57 Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah &#13;
observasi, wawancara, kuesioner (angket), dan dokumentasi. Berdasarkan hasil &#13;
penelitian yang didapatkan bahwa guru tidak melakukan pengidentifikasian apapun &#13;
terhadap anak berkebutuhan khusus pada sekolah inklusi SD Negeri 57 Banda Aceh. &#13;
Pengkategorian masalah tersebut dibagi kedalam klasifikasi ringan, sedang, dan &#13;
berat. Hasil identifikasi data anak berkebutuhan khusus di SD Negeri 57 Banda Aceh &#13;
diperoleh sebanyak 22 orang, dengan jenis ketunaan dan ragam masalah belajar yang &#13;
dimilikinya, mereka memiliki masalah  kebutuhan khusus lebih daripada satu jenis. &#13;
Klasifikasi mereka adalah masalah tuna netra ada 11 anak, Masalah tuna rungu 8 &#13;
anak, masalah tuna wicara 11 anak, masalah autis 8 anak, masalah ADHD 9 anak, &#13;
masalah disleksia 15 anak, masalah kognitif 6 anak, dan  masalah slow learner 16 &#13;
anak. Adapun intervensi dari permasalahan yang dimiliki mereka adalah terapi ke &#13;
ahli anak berkebutuhan khusus, penyederhanaan kurikulum, dukungan orang tua, &#13;
guru dan konseling.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>61816</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-28 17:36:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-29 09:32:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>