<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="61782">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN ALTERNATOR SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mirza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebutuhan akan energi listrik semakin meningkat sementara ketersediaan terbatas sehingga dibutuhkan sumber energi cadangan. Salah satu sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dan dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik adalah energi angin. Indonesia merupakan  negara  tropis,  memiliki  potensi  angin  yang  dapat  digunakan  sebagai  pembangkit  listrik  tenaga  bayu (PLTB) baik  di tepian  pantai  atau  bukit-bukit . Turbin angin merupakan suatu sistem yang dapat merubah energi kinetik dari angin menjadi energi mekanis untuk menggerakkan putaran pada alternator. Dalam penelitian ini energi angin yang tersedia dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin angin yang dirancang agar dapat menghasilkan energi listrik melalui alternator. Pemanfaatan energi angin ini, dilakukan beberapa tahapan, diantaranya merancang turbin angin dan memodifikasi alternator menjadi generator kecepatan rendah. Berdasarkan hasil yang telah didapat dilapangan, alternator dapat mengeluarkan tegangan listrik dengan memanfaatkan  energi angin. Dengan kecepatan angin sebesar 3 m/detik sampai dengan 7,1 m/detik akan memutarkan turbin angin yang dapat memutarkan alternator dengan kecepatan 50 rpm sampai 500 rpm dan tegangan keluaran maksimal sebesar 12,37 volt yang menunjukkan bahwa alternator telah memenuhi syarat pengisian baterai.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>61782</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-28 16:14:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-29 09:46:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>