Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENENTUAN MODEL KECEPATAN GELOMBANG P DAN S DAN RELOKASI GEMPA BUMI DI SEKITAR WILAYAH PANAS BUMI WAYANG WINDU
Pengarang
Laura Putrivo - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1504107010015
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Geofisika (S1) / PDDIKTI : 33201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Wilayah sekitar Lapangan Panas Bumi Wayang Windu memiliki aktivitas seismik yang cukup aktif, yang diakibatkan oleh eksploitasi panas bumi dan juga diakibatkan oleh sesar yang berada di wilayah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan lokasi gempa yang berada di sekitar Lapangan Panas Bumi Wayang Windu kemudian menentukan kecepatan gelombang P dan S di wilayah tersebut dan melakukan relokasi untuk mendapatkan gempa yang lebih akurat serta menginterpretasi pola sebaran gempa yang diakibatkan injeksi panas bumi dan sesar di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan data mentah dari stasiun yang ada di sekitar Lapangan Panas Bumi Wayang Windu. Stasiun yang ada terdiri dari 38 stasiun yang tersebar di wilayah Lapangan Panas Bumi Wayang Windu. Data yang digunakan merupakan data dari rentang waktu Maret 2015 – November 2015. Data hasil convert di-pick menggunakan PQL, waktu tiba gelombang P dan S diseleksi dengan XQUAKE dan lokasi awal gempa ditentukan dengan HYPO71. Dalam sembilan bulan diperoleh 646 kejadian gempa. Lokasi awal tersebut dilakukan relokasi dan ditentukan model kecepatan 1-D yang lebih akurat menggunakan VELEST dan mendapatkan nilai RMS residual 0,28. Dari 646 event dilakukan relokasi untuk mendapatkan lokasi gempa yang lebih akurat menggunakan VELEST. Pada relokasi VELEST diperoleh 235 event, yaitu gempa yang mempunyai gap angle ? 220° dan terekam pada 38 stasiun. Hasil sebaran gempa bumi mengalami perubahan setelah relokasi dimana sebaran gempa terlihat lebih rapat dan berkumpul di sekitar Wilayah Lapangan Panas Bumi Wayang Windu. Hasil interpretasi menunjukkan gempa yang terjadi diakibatkan oleh aktivitas eksploitasi panas bumi sesuai dengan distribusi sumur. Distribusi gempa bumi di luar Wayang Windu menunjukkan adanya sesar aktif yang mengarah ke Utara – Selatan dan Barat Laut – Tenggara.
Kata Kunci: Panas bumi, relokasi gempa bumi, Lapangan Panas Bumi Wayang Windu
Tidak Tersedia Deskripsi
PENENTUAN MODEL KECEPATAN GELOMBANG P DAN S DAN RELOKASI GEMPA BUMI DI SEKITAR WILAYAH PANAS BUMI WAYANG WINDU (Laura Putrivo, 2019)
RELOKASI DUA TAHAP GEMPA MIKRO SEKITAR LAPANGAN PANAS BUMI WAYANG WINDU (Ithahira Nurul Sidrah, 2023)
ANALISIS STRUKTUR 3D LAPANGAN PANAS BUMI WAYANG WINDU MENGGUNAKAN METODE TOMOGRAFI SEISMIK BERDASARKAN DATA GEMPA MIKRO (Fitri Nulhotimah, 2025)
PERBANDINGAN RELOKASI GEMPA BUMI PADA LAPANGAN PANAS BUMI WAYANG WINDU JAWA BARAT MENGGUNAKAN METODE COUPLED VELOCITY-HYPOCENTER DAN METODE DOUBLE-DIFFERENCE (Firja Herinaldi, 2022)
PENENTUAN MODEL KECEPATAN LOKAL 1-D DAN RELOKASI GEMPA SUSULAN PIDIE JAYA 2016 UNTUK MEMPELAJARI SESAR PIDIE JAYA (NANI AMEL LIA, 2017)