Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS KUALITAS MASSA BATUAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE RMR DAN SISTEM Q UNTUK PENERAPAN SISTEM UNDERGROUND MINING PADA PIT BARAT PT. AMMAN MINERAL NUSA TENGGARA, NTB
Pengarang
M. RIDHO ABDILAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1504108010043
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Pertambangan (S1) / PDDIKTI : 31201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Massa batuan adalah susunan blok-blok material batuan yang dipisahkan oleh berbagai tipe ketidakmenerusan geologi. Massa batuan yang berada di area penambangan PT. Amman Mineral Nusa Tenggara perlu dianalisis kualitasnya sehingga tidak menimbulkan masalah ketika proses kegiatan penambangan sedang berlangsung. Terutama ketika perusahaan nantinya memutuskan untuk melakukan peralihan dari sistem metode tambang terbuka (open pit) menjadi tambang bawah tanah (underground mining). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas massa batuan yang ada di pit barat PT. Amman Mineral Nusa Tenggara serta untuk mengetahui tipe perkuatan tunnel yang sesuai dengan kualitas massa batuan. Pengumpulan data berupa data diskontinuitas hasil dari pengeboran geotek dan geologi yang nantinya dianalisis menggunakan metode Rock Mass Rating (RMR) dan Sistem Q berdasarkan lithology yang ada. Hasil Korelasi dari seluruh lubang bor membentuk daerah zonasi berdasarkan kedua metode tersebut. Daerah zonasi berdasarkan metode RMR terbagi menjadi 2 bagian yaitu bagian good rock dan bagian fair rock. Sedangkan untuk daerah zonasi berdasarkan nilai sistem Q terbagi menjadi 5 bagian yaitu very good rock, good rock, fair rock, poor rock, dan very poor rock. Adapun jenis perkuatan pada Tunnel berdasarkan nilai RMR adalah perkuatan kategori 2 dan 3 berupa rockbolt, wiremesh, dan shotcrete. Sedangkan perkuatan pada Tunnel berdasarkan nilai Sistem Q adalah perkuatan kategori 1, 3, 4, 5, dan 6 berupa rockbolt, wiremesh, shotcrete, serta steel rib. Simpulan dari penelitian ini adalah jenis perkutan Tunnel yang digunakan merupakan gabungan dari perkuatan berdasarkan nilai RMR dan Sistem Q sehingga Tunnel yang di bentuk akan lebih kuat.
Tidak Tersedia Deskripsi
INVESTIGASI POTENSI MINERAL DI DAERAH KETAMBE ACEH TENGGARA DAN RIKIT GAIB GAYO LUES (Nurul Aini, 2022)
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK BATUAN DAN REKOMENDASI METODE PENGGALIAN DENGAN METODE EMPIRIS BERDASARKAN DATA LITOLOGI DRILLHOLE CASM-003 & CASM-005 PADA AREA EKSPLORASI PT SERAMBI TIMUR RESOURCE DI KECAMATAN TANGSE, KABUPATEN PIDIE, ACEH. (Muhammad Thoriq Farhan, 2026)
ANALISIS JENIS MINERAL, DENSITAS DAN POROSITASRNPADA FORMASI LAM TEUBA DENGAN METODERNSPEKTROSKOPI INFRA MERAH (Zahratun, 2024)
OPTIMALISASI SISTEM REFUELING PADA CATERPILLAR 793 MENGGUNAKAN SIMULASI MONTE CARLO DI PIT BATU HIJAU PT AMMAN MINERAL NUSA TENGGARA, KABUPATEN SUMBAWA BARAT, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT (Gerissa Balqis Edrin, 2024)
IDENTIFIKASI KANDUNGAN MINERAL BATUANRNBIJIH BESI KAWASAN LHOONG ACEH BESARRNMENGGUNAKAN METODE SPEKTROSKOPIRNINFRAMERAH (SYUKRON HIBRAN, 2023)