MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS (FMEA) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) (STUDI KASUS : CV ABAH SIKUA – PERLAK PEUDAYA, PADANG TIJI, PIDIE) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS (FMEA) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) (STUDI KASUS : CV ABAH SIKUA – PERLAK PEUDAYA, PADANG TIJI, PIDIE)


Pengarang

Hajarul Aswadi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1204106010071

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Manajemen Risiko Operasional Menggunakan Metode Failure Mode And Effects Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA)
(Studi Kasus : CV Abah Sikua – Perlak Peudaya, Padang Tiji, Pidie)
ABSTRAK
Manajemen risiko merupakan penerapan ilmu manajemen umum yang berhubungan dengan beberapa kegiatan yang menyebabkan risiko, penerapannya dapat membantu suatu perusahaan dalam mengelola risiko. CV Abah Sikua merupakan perusahaan pengolahan minyak kelapa dan sejenisnya. Pada perusahaan masih terdapat beberapa risiko yang mengganggu proses produksi. Untuk mengelola risiko tersebut maka dilakukan penerapan manajemen risiko operasional dengan menggunakan metode Failure Mode Effect And Analysis (FMEA) yang bertujuan untuk mengurutkan jenis-jenis risiko dan menghitung Risk Priority Number (RPN), nilai RPN didapatkan dengan cara mewawancarai expert dengan mengisi check sheet, dimana nilai tersebut akan diolah untuk menentukan risiko kritis menggunakan diagram pareto, risiko kritis merupakan risiko yang nilai RPN nya melewati persentase kumulatif. Hasil yang diperoleh terdapat enam risiko kritis yaitu penundaan jadwal produksi dengan dengan nilai RPN = 448, kerusakan pada mesin parut kelapa = 280, kesalahan pengaturan jadwal produksi = 280, kendala di musim hujan = 280, kehilangan bahan baku buah kelapa = 240 dan kerusakan pada ember = 60, selanjutnya akan dilakukan pengolahan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk mendapatkan kejadian dasar yang menyebabkan risiko tersebut dan akan dilakukan usulan perbaikan untuk setiap risiko. Setelah dilakukan pengolahan FTA maka didapatkan usulan perbaikan untuk keenam risiko kritis yaitu dilakukan penerapan metode untuk melakukan perawatan secara intensif.
Kata kunci: manajemen risiko, risiko operasional, FMEA, diagram pareto, FTA.









Operational Risk Management Using Methods Failure Mode And Effects Analysis (FMEA) and Fault Tree Analysis (FTA)
(Case Study : CV Abah Sikua – Perlak Peudaya, Padang Tiji, Pidie)
ABSTRACT
Risk management is the application of general management science related to some activities that cause a risk, Its application can help a company in managing a risk. CV Abah Sikua is a processing coconut oil company and there is another kind of product like patarana. At the company there are still some risks that disrupt the production process. To manage the risks, the implementation of operational risk management by using the method Failure Mode Effect And Analysis (FMEA) which aims to sort the types of risk and calculate Risk Priority Number (RPN), RPN value is obtained by interviewing the expert by filling the check sheet, Where the value will be processed to determine the critical risk using the pareto diagram, the critical risk represents the risk that its RPN value passes through the cumulative percentage. The results obtained there are six critical risks: production schedule delay with the RPN = 448, damage to grate coconut machine = 280, setting error of production scheduling = 280, obstacles of the rainy season = 280, loss of coconut material = 240 and damage to the bucket = 60, then the processing will be done using the method Fault Tree Analysis (FTA) to obtain the basic event causing the risk and an improvement plan will be made for each risk. After the FTA was processed, it was proposed improvement for the six critical risks, namely the application of method to perform intensive treatment.
Keywords : risk management, operational risk, FMEA, pareto diagram, FTA.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK