PERAN HUMAS DINAS LINGKUNGAN HIDUP, KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN KOTA BANDA ACEH TERHADAP KEBERHASILAN PROGRAM WASTE COLECCTING POINT DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERAN HUMAS DINAS LINGKUNGAN HIDUP, KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN KOTA BANDA ACEH TERHADAP KEBERHASILAN PROGRAM WASTE COLECCTING POINT DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

MUNAWIR SYARIF - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1410102010088

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian yang berjudul “Peran Humas Dinas Lingkungan hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh terhadap keberhasilan Program Waste Collecting Point di Kota Banda Aceh”. Ini bertujuan untuk mengetahui peran Humas Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh terhadap keberhasilan Program waste collecting point (wcp) di Kota Banda Aceh dan Kendala yang dihadapi oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh dalam melakukan proses Komunikasi terhadap keberhasilan Program waste collecting point (wcp) di Kota Banda Aceh dan cara menanggulanginya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya deskriptif. Subjek penelitian ini ialah Humas DLHK3, Tokoh Masyarakat, Ketua Kelompok dan Anggota Kelompok. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Humas Dinas Lingkungan hidup, kebersihan dan keindahan Kota Banda Aceh berperan terhadap keberhasilan Program Waste Collecting Point ini sejak awal dibentuk hingga mendapatkan hasil serta terjaga pola hidup yang sehat dimulai dari Gampong-gampong. Dimulai dari Sosialisasi Program, pemanfaatan Program hingga mendapatkan hasil dari Program Waste Collecting Point ini. Komunikasi yang dilakukan merupakan komunikasi persuasif dengan cara edukasi awal tentang pengelolaan sampah, sosialisasi program dan evaluasi setiap bulan kepada Cleaning leader. Setelah sosialisasi yang dilakukan oleh Humas DLHK3 ada hambatan yang dihadapi Humas DLHK3, diantaranya : lokasi penempatan Depo WCP yang dianggap mengganggu lingkungan rumah Masyarakat, dan pemasaran hasil dari Program Waste Collecting Point ini supaya Masyarakat lebih berkembang dan mandiri



Kata Kunci : Hubungan Masyarakat, Dinas Lingkungan hidup, Kebersihan dan Keindahan, Program Waste Collecting Point

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK