HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DENGAN TEKANAN DARAH PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DENGAN TEKANAN DARAH PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS


Pengarang

Friska Masyitah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1508109010007

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Farmasi (S1) / PDDIKTI : 48201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penggunaan obat antihipertensi pada pasien penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjalani hemodialisis bertujuan untuk mengontrol tekanan darah serta memperlambat perkembangan penyakit ginjal. Ketidakpatuhan penggunaan obat antihipertensi dapat menyebabkan tekanan darah menjadi tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dan hubungannya dengan tekanan darah pasien PGK yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan metode cross-sectional. Sebanyak 60 responden diperoleh berdasarkan teknik quota sampling. Tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi diukur menggunakan kuesioner Modified Morisky Scale (MMS). Data tekanan darah diperoleh dari nilai rata-rata dari masing-masing tekanan darah pre, intra, dan post hemodialisis selama 4 kali menjalani hemodialisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien berada pada tingkat kepatuhan tinggi dalam penggunaan obat antihipertensi (55%) dan memiliki tekanan darah tidak terkontrol (95%). Berdasarkan analisis Chi-square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan penggunaan antihipertensi dengan tekanan darah pasien PGK yang menjalani hemodialisis (p-value 0,301).

Kata kunci : tingkat kepatuhan, obat antihipertensi, tekanan darah, PGK





ABSTRACT
Antihypertensives are used in chronic kidney disease (CKD) patients undergoing hemodialysis to control blood pressure and slow progression of kidney disease. Nonadherence of antihypertensive use can cause uncontrolled blood pressure. This study aims to determine the level of adherence of antihypertensive and its relation to blood pressure in CKD patients undergoing hemodialysis. This study is an observational analytic based on cross-sectional method. A total of 60 respondents are obtained based on quota sampling technique. Level of adherence of antihypertensive was assesed using Modified Morisky Scale (MMS) questionnaire. Blood pressure data were obtained from mean values of each pre, intra, and post-hemodialysis blood pressure within 4 times hemodialysis visit. The results showed that patients were at a high level of adherence of antihypertensive (55%) and had uncontrolled blood pressure (95%). Chi-square analysis showed that there was no significant relation between level of adherence of antihypertensive with blood pressure of CKD patients undergoing hemodialysis (p-value 0,301).

Key words: level of adherence, antihypertensive, blood pressure, CKD

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK