<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="61468">
 <titleInfo>
  <title>KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH VARIASI JUMLAH BATUBARA TERHADAP KEKUATAN BRIKET BIJIH BESI DENGAN MENGGGUNAKAN PEREKAT ASPAL DAN DAMAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M SYUKUR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan infrastuktur yang semakin maju  menyebabkan permintaan akan baja yang terus tumbuh telah memicu industri baja untuk meningkatkan produksinya. Dengan demikian bahan baku pembuatan baja seperti besi sponge sangat diperlukan untuk proses operasional pada industri.  Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh jenis perekat terhadap kekuatan briket bijih besi dan mengetahui bagaimana pengaruh variasi jumlah komposisi batubara terhadap kualitas briket bijih besi. Perekat yang digunakan dalam penelitian ini adalah aspal dan damar dengan perbandingan komposisi briket bijih besi (bijih besi, batubara dan perekat (aspal dan damar)) yang divariasikan yaitu 95:00:05, 80:15:05, 70:25:05, dan 60:35:05 dengan pembebanan 15 ton. Parameter yang dikaji dalam penelitian ini adalah indeks kekerasan terhadap abrasi dan indeks kekuatan pecah briket bijih besi. Pengujian kualitas dari briket bijih besi tersebut dianalisa berdasarkan hasil pengujian kualitas menggunakan I-Type Tumbler Test dan Drop Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket bijih besi dengan perekat aspal lebih baik kualitasnya dibandingkan dengan briket bijih besi berperekat damar. Pada pengujian menggunakan I-Type Tumbler Test briket bijih besi perekat aspal yang paling baik kualitas tingkat kepecahannya adalah briket bijih besi pada komposisi 80:15:05 dengan nilai 99,5%. Sedangkan briket bijih besi yang paling baik nilai abrasinya adalah briket bijih besi dengan komposisi 60:35:05 dengan nilai 1,89%. &#13;
&#13;
Kata kunci: Bijih Besi, Batubara, Briket, Media Perekat.  &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>61468</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-25 21:26:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-26 10:13:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>