<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="61434">
 <titleInfo>
  <title>PERANAN PEMERINTAH KABUPATEN ACEH UTARA DALAM PENGELOLAAN SAMPAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulfikar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PERANAN PEMERINTAH KABUPATEN ACEH UTARA&#13;
DALAM PENGELOLAAN SAMPAH &#13;
&#13;
Zulfikar 1&#13;
Yanis Rinaldi 2 &#13;
Sulaiman 3&#13;
&#13;
 &#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Pasal 9 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan&#13;
Sampah, bahwa Pemerintah Kabupaten/Kota mempunyai tanggung jawab dan&#13;
wewenang dalam pengelolaan sampah agar tidak terjadi penimbunan dan&#13;
pegunungan sampah. Dalam Undang-Undang Nomor 18 tahun 2008 Tentang&#13;
Pengelolaan Sampah, dijelaskan bahwa Pengelolaan sampah adalah kegiatan yang&#13;
sistematis, menyeluruh, dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan&#13;
penanganan sampah sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat 5. Masalah pokok&#13;
penelitian ialah (1) Bagaimana Pelaksanaan Pengelolaan Sampah oleh Pemerintah&#13;
di Kabupaten Aceh Utara? (2) Apakah kendala yang dihadapi Pemerintah di&#13;
Kabupaten Aceh Utara dalam Pengelolaan Sampah? (3) Apakah upaya yang&#13;
dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara agar pengelolaan sampah dapat&#13;
mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Aceh Utara?&#13;
 Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis&#13;
empiris, yang memandang sisi norma hukum sebagai bagian terpisah dari sisi&#13;
sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis sosiologis.&#13;
Pendekatan yuridis sosiologis yaitu di dalam menghadapi permasalahan yang&#13;
dibahas berdasarkan peraturan-peraturan yang berlaku kemudian dihubungkan&#13;
dengan kenyataan-kenyataan yang terjadi dalam masyarakat. Dengan sumber data&#13;
adalah sekunder yang berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan&#13;
bahan hukum tersier (penunjang). Data yang diperoleh, baik dari bahan hukum&#13;
primer, sekunder, tersier, serta informasi dari para ahli, maka analisis data&#13;
dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif maksudnya data-data hukum&#13;
dan fakta-fakta yang telah di dapat di gambarkan secara teliti sehingga untuk&#13;
menjelaskan suatu data yang tepat dan jelas maka diperlukan analisis.&#13;
 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, masih kurang dan&#13;
terbatasnya alokasi dana untuk program pengelolaan sampah, dikarenakan&#13;
penarikan distribusi pada masyarakat tidak mungkin dilaksanakan diakibatkan&#13;
belum maksimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari penerimaan retribusi&#13;
Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertanahan di Kabupaten Aceh Utara. Sehingga&#13;
kinerja Pemerintah di Kabupaten Aceh Utara terhadap pengelolaan sampah masih&#13;
buruk dengan kondisi tidak baiknya kinerja dinas kebersihan dan proses&#13;
pengelolaan sampah oleh pemerintahan Kabupaten Aceh Utara belum mampu&#13;
memberikan pelayanan kebersihan yang baik di Aceh Utara serta kurangnya&#13;
armada kendaraan truk pengangkut sampah yang menyebabkan masyarakat&#13;
nenumpukkan sampah di TPS. Kedua, masih adanya petugas yang kurang disiplin&#13;
dalam menjalankan tugasnya, maka sampah sering tidak terangkut dari lokasi &#13;
Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke Tempat Penampungan Akhir (TPA),&#13;
keterbatasan jumlah sarana dan prasarana persampahaan, masih rendanya Sumber&#13;
Daya Manusia dibidang Pengelolaan Sampah di Kabupaten Aceh Utara khususnya&#13;
oleh pihak Dinas terkait menunjukkan bahwa masih kurangnya penanganan&#13;
kebijakan yang ada. Ketiga, Upaya pemerintah terhadap bidang pengelolaan&#13;
sampah wajib memprioritaskan kepastian hukum mengenai kejelasan tanggung&#13;
jawab dan kewenangan pemeritah pusat, pemerintah daerah, peran masyarakat dan&#13;
peran dunia usaha sehingga pengelolaan sampah dapat berjalan secara&#13;
proporsional, efektif dan efisien.&#13;
 Disarankan agar hendaknya Pemerintah Kabupaten Aceh Utara harus lebih&#13;
serius, dalam melakukan penambahan Anggaran terhadap Lingkungan Hidup dan&#13;
pengelolaan sampah di Kabupaten Aceh Utara sehingga armada, biaya&#13;
operasional, dan fasilitaas dapat terpenuhi dengan baik. Sehingga melakukan&#13;
sosialisasi terkait dalam pengembangan pengelolaan sampah organik kepada&#13;
masyarakat pada seluruh desa yang ada di Kabupaten Aceh Utara. Kepada&#13;
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara seharusnya menempatkan posisi para birokrat&#13;
tersebut pada bidang-bidang yang dikuasai dengan memaksimalkan potensipotensi&#13;
yang sesuai dengan tindakan yang dilakukan.&#13;
&#13;
Kata kunci: Peranan Pemerintah,Kabupaten Aceh Utara, Pengelolaan Sampah.</note>
 <subject authority="">
  <topic>LOCAL GOVERNMENT - LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WASTE CONTROL - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>344.046 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>61434</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-23 16:49:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-09 10:07:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>