ANALISIS RISIKO PADA PEMBANGUNAN PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS RISIKO PADA PEMBANGUNAN PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI KABUPATEN PIDIE


Pengarang

FAUZAN FAHMI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1509200060090

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

690

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tesis
Analisis Risiko Pada Pembangunan Proyek Konstruksi Bangunan Gedung
di Kabupaten Pidie
Fauzan Fahmi
NIM. 1509200060090
Magister Teknik Sipil
Jurusan Teknik Sipil – Fakultas Teknik
Universitas Syiah Kuala
Abstrak
Kontraktor sebagai penyedia jasa bertanggung jawab penuh terhadap keberhasilan suatu proyek serta memastikan bahwa proses pembangunan berjalan sesuai dengan rencana. Apabila proyek konstruksi tidak sesuai dengan perencanaan maka akan berdampak kepada kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang dominan terjadi pada saat pelaksanaan konstruksi bangunan gedung, mengetahui cara pengendalian dan penanganan faktor resiko yang terjadi. Metodologi yang digunakan ialah metode kualitatif dan kuantitatif dengan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 55 responden dari jumlah populasi 121 perusahaan. Hasil yang diperoleh berdasarkan analisis frequency index (FI) menunjukkan bahwa faktor risiko yang dominan terjadi dalam pelaksanaan pembangunan gedung di Kabupaten Pidie yaitu: keterampilan dan keahlian; cuaca; akses ke lokasi proyek; pekerja tidak dilengkapi alat pelindung; metode pelaksanaan yang salah; harga material lebih mahal; data desain tidak lengkap; rendahnya kualitas material; kerusakan alat; dan kurangnya jumlah pekerja. selanjutnya cara pengendalian dan penanganan risiko yang terjadi pada saat pelaksanaan proyek konstruksi ialah dengan cara meningkatkan kepercayaan owner; pemilihan pengurus perusahaan yang sesuai dengan keilmuannya di bidang konstruksi; memilih tenaga kerja yang kompeten; mengurangi terjadinya gangguan keamanan; meningkatkan kerjasama dengan pihak aparatur desa setempat; meminimalisasi kerusakan alat; mengatur pembelian material sebelum harga naik; dan menguasai metode pelaksanaan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa risiko yang terjadi dilapangan, harus mampu diminimalisasi agar pelaksanaan konstruksi dapat berjalan dengan baik dan tidak merugikan kedua belah pihak.

Kata Kunci: Risiko Proyek, Kontraktor, Proyek Konstruksi, Gedung, Kabupaten Pidie



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK