ANALISIS BANGUNAN TANGGUL SUNGAI KRUENG ACEH, KOTA BANDA ACEH BERDASARKAN KECEPATAN GELOMBANG GESER | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS BANGUNAN TANGGUL SUNGAI KRUENG ACEH, KOTA BANDA ACEH BERDASARKAN KECEPATAN GELOMBANG GESER


Pengarang

SHIRLI AMATUL JANNAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504101010102

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak

Sungai Krueng Aceh merupakan salah satu sungai yang terletak di Provinsi Aceh dengan panjang yang dimiliki Sungai Krueng Aceh kurang lebih 145 km dan beberapa anak sungai yang bermuara di badan sungai tersebut. Sekitar tahun 1970-an pemerintah berupaya membuat tanggul di sungai tersebut untuk menanggulangi permasalahan luapan air sungai serta permasalahan lainnya. Tanggul merupakan semacam tembok alami maupun buatan yang dibangun sebagai pembatas antara daratan dengan sungai dan pantai. Kondisi tanggul yang sudah lama dapat menyebabkan kekakuan dan kekuatan tanggul berkurang, oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekakuan tanggul sungai krueng aceh berdasarkan nilai parameter kecepatan gelombang geser (Vs) menggunakan metode MASW Multichannel analysis of surface wave) serta untuk mengetahui nilai faktor keamanan untuk kestabilan tanggul menggunakan plaxis. Akuisisi data penelitian ini dilakukan sebanyak 5 lintasan di tanggul Sungai Krueng Aceh Gampong Lambhuk dan 1 lintasan di tanggul Sungai Krueng Aceh Gampong Pango. Hasil pada penelitian ini adalah pengukuran MASW di 6 lintasan lokasi penelitian didapatkan nilai Vs minimum sebesar 82 m/s dan nilai Vs maksimum sebesar 220 m/s. Berdasarkan SNI 1726-2012, maka secara umum tanah pada lokasi penelitian terbagi ke dalam kategori Tanah Lunak (SE). Sedangkan untuk Analisis nilai faktor keamanan kondisi eksisting yang didapatkan pada tanggul tersebut berbeda-beda pada setiap lintasan. Hasil analisis menggunakan program plaxis adalah lintasan 1 didapat nilai faktor keamanan 7,0065, lintasan empat didapat nilai faktor keamanan 6,9825 dan pada lintasan 6 didapat nilai faktor keamanan 6,9730. Dengan ini membuktikan, tanggul Sungai Krueng Aceh tidak berpotensi longsor dan masih layak digunakan.

Kata kunci : Tanggul, kekakuan, MASW

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK