ANALISIS LAPISAN TANAH BERDASARKAN METODE MULTICHANNEL ANALYSIS OF SURFACE WAVE DAN METODE CONE PENETRATION TEST | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS LAPISAN TANAH BERDASARKAN METODE MULTICHANNEL ANALYSIS OF SURFACE WAVE DAN METODE CONE PENETRATION TEST


Pengarang

CUT ATIKA HASYA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504101010111

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak
Analisis lapisan tanah meliputi banyak pengujian, terdiri dari pengujian langsung
di lapangan maupun di laboratorium. Pengujian di lapangan salah satunya yaitu
metode CPT (Cone Penetration Test) yang dapat menghasilkan parameter utama
nilai tahanan ujung konus (qc). Metode CPT ini memerlukan biaya yang besar dan
tenaga kerja lebih dari 5 orang. Namun dengan adanya perkembangan dibidang
teknologi, bidang ilmu geofisika telah menemukan alat serta metode untuk
menganalisis lapisan tanah yaitu metode MASW (Multichannel Analysis of
Surface Wave) yang dapat menghasilkan parameter kecepatan gelombang geser
(Vs). Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah metode MASW
dan CPT untuk mendapatkan parameter gelombang geser (Vs) menggunakan
metode MASW dan parameter tahanan ujung CPT untuk menganalisis lapisan
tanah serta membandingkan hasil dari kedua metode tersebut terhadap
karakteristik lapisan tanah sebagai perencanaan pondasi bangunan sipil. Akuisisi
data dilakukan di Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam dan TPI (Tempat
Pendaratan Ikan) Lampulo, Kecamatan Kuta Alam. Hasil pada penelitian ini
adalah pengukuran MASW di dua lokasi penelitian didapatkan nilai Vs minimum
sebesar 70 m/s dan nilai Vs maksimum sebesar 260 m/s. Berdasarkan SNI 1726 -
2012, dikarenakan nilai Vs tidak melebihi 300 m/s maka tanah pada dua lokasi
penelitian terbagi ke dalam dua kategori yaitu Tanah Lunak (SE) dan Tanah
Sedang (SD). Data CPT yang telah dikorelasikan meggunakan persamaan empiris
menjadi nilai Vs menunjukkan hasil yang relatif sama dengan klasifikasi tanah
pada MASW. Jenis pondasi yang sesuai diterapkan pada dua lokasi penelit ian
adalah pondasi tiang karena letak tanah keras berada pada kedalaman lebih dari 10
meter dibawah permukaan tanah.
Kata Kunci: lapisan tanah, MASW, CPT.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK