Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH KETEBALAN BIOCOVER PADA LAJU OKSIDASI METANA UNTUK MENGURANGI EMISI GAS LANDFILL DARI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH KOTA DI WILAYAH BERIKLIM TROPIS
Pengarang
YUSNAN - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1609200090013
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penimbunan sampah kota (MSW) di negara-negara berkembang sebagian besar dilakukan dengan cara open dumping atau mengendalikan tempat pembuangan sampah. Degradasi senyawa organik MSW di dalam TPA akan menghasilkan gas TPA, di mana komponen utamanya adalah metana (CH4) dan karbon dioksida (CO2) dikategorikan sebagai gas rumah kaca (GRK). Gas-gas ini jika tidak dikelola dengan baik akan lepas ke udara dan meningkatkan akumulasi GRK di atmosfer. Ada banyak metode yang telah ditetapkan dan diterapkan untuk mengurangi emisi gas TPA, tetapi sebagian besar membutuhkan investasi tinggi sehingga tidak terjangkau untuk negara-negara berkembang. Metode yang mungkin diterapkan untuk mengurangi emisi GRK dari TPA di negara-negara berkembang adalah pemanfaatan mikroorganisme untuk mengoksidasi CH4 yang biasa disebut biocover. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh ketebalan biocover pada efisiensi oksidasi CH4 dari gas landfill di negara-negara tropis. Konsentrasi CH4 dalam gas landfill di seluruh landfill simulator reaktor (LSR) yang ditutupi oleh ketebalan 20-60 cm biocover diukur setiap hari dengan menggunakan penganalisa gas (Sewerin, Multitec 540). LSR terbuat dari pipa akrilik dengan diameter 25 cm dan tinggi 100 cm. Gas TPA yang digunakan memiliki konsentrasi awal CH4 sekitar 30% dan kadar air biocover yang digunakan dipertahankan pada 40%. Hasil percobaan yang diperoleh menunjukkan efisiensi oksidasi CH4 dari biocover untuk 20 cm, 40 cm dan 60 cm tebal masing-masing adalah 8,12%, 9,72% dan 4,56%.
Kata kunci: limbah padat kota; emisi gas landfill; emisi gas rumah kaca; wilayah iklim tropis, oksidasi gas landfill, landfill biocover.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISA KELAYAKAN LOKASI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH KELURAHAN GAMPONG JAWA, BANDA ACEH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Ridha Akbar, 2016)
ANALISIS POTENSI PEMANFAATAN SAMPAH TPA GAMPONG JAWA MENJADI SUMBER ENERGI LISTRIK KOTA BANDA ACEH (Nawwal Rizki, 2025)
STUDI PENGARUH KETEBALAN CAT TERHADAP LAJU KOROSI ATMOSFERIK (MUHAMMAD RAKIN, 2025)
PELAKSANAAN PENANGANAN SAMPAH MELALUI PEMILAHAN OLEH PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH DI KECAMATAN SYIAH KUALA DALAM UPAYA MENGATASI PENCEMARAN LINGKUNGAN (Muhammad Rafiky, 2026)
ESTIMASI EMISI KARBON DARI SAMPAH PERMUKIMAN DENGAN METODE IPCC (INTERGOVERNMENTAL PANEL ON CLIMATE CHANGE) DI KECAMATAN ULEE KARENG, BANDA ACEH (Dedi Sofriadi, 2015)