<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="61036">
 <titleInfo>
  <title>ASPEK KESIAPAN PERAWAT PUSKESMAS DALAMMENGHADAPI BENCANA TSUNAMI DALAM WILAYAHKERJA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurafnidar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>fakultas keperawatan universitas syiah kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Puskesmas merupakan salah satu sumber daya dalam manajemen bencana yang bertanggungjawab untuk rumpun  kesehatan ditingkat kecamatan. Tingkat pengetahuan dan sikap yang baik tentang kesiapsiagaan bencana yang dimiliki oleh perawat mampu untuk   memandu masyarakat dalam memperbaiki kesiapan sehingga dapat meminimalisir jumlah korban saat terjadi bencana tsunami. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aspek kesiapan perawat puskesmas dalam menghadapi bencana tsunami dalam Wilayah Kerja Kota Banda Aceh. Jenis penelitian berupa deskriptif, dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang bekerja di 11 Puskesmas dalam Wilayah Kerja Kota Banda Aceh. Sampel pada penelitian berjumlah 79 perawat dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner baku mengacu pada konsep kompetensi keperawatan bencana menurut WHO dan ICN (2009) dengan metode angket yang terdiri dari 60 item pernyataan dalam bentuk Skala Likert dan Skala Guttman. Analisa univariat hasil penelitian menunjukkan aspek kesiapan perawat puskesmas dalam menghadapi bencana tsunami dalam Wilayah Kerja Kota Banda Aceh berada pada kategori tinggi (54,4%), aspek pengetahuan pada kategori tinggi (57,0%), aspek sikap pada kategori tinggi (55,7%), aspek self efficacy pada kategori tinggi (54,4%), aspek kebijakan pemerintah pada kategori tinggi (67,1%) dan aspek fasilitas infrastruktur pada kategori baik (65,8%). Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan kepada perawat puskesmas dapat meningkatkan kinerja, pengetahuan, keterampilan, kewaspadaan serta siap dalam menghadapi bencana dengan cara aktif mengikuti pelatihan serta mencari informasi terbaru terkait dengan kebencanaan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>EARTHQUAKES - DISASTER SERVIC</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>61036</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-15 14:38:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-22 10:34:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>