<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="60938">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN KLASIFIKASI MASSA BATUAN DENGAN METODE ROCK MASS RATING (RMR) DAN SLOPE MASS RATING (SMR) DI JALAN RAYA BANDA ACEH-MEULABOH KM 20 DAN KM 27 KEC.LEUPUNG, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAUFAL EFFENDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Lereng yang berada di samping jalan raya dengan adanya getaran beresiko&#13;
terjadinya longsoran. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan di lereng&#13;
jalan raya KM 20 dan KM 27 Banda Aceh-Meulaboh KM 20 dan KM 27&#13;
Kecamatan Leupung, Aceh Besar yang termasuk ke dalam jenis batuan gamping.&#13;
Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi dan jenis longsoran&#13;
yang akan terjadi berdasarkan analisis kinematik serta memberikan penilaian&#13;
terhadap kualitas dari massa batuan berdasarkan klasifikasi massa batuan dengan&#13;
metode Rock Mass Rating (RMR) dan metode Slope Mass Rating (SMR)&#13;
menggunakan metode scanline digunakan untuk mendapatkan data struktur&#13;
batuan dan kondisi massa batuan. Hasil dari analisis kinematik pada lereng KM&#13;
20 longsoran yang berpotensi terjadi yaitu longsoran guling (joint set 3) dengan&#13;
nilai RMR sebesar 75,84 termasuk ke kategori baik kelas III dan nilai bobot SMR&#13;
51,68. Sedangkan di KM 27 terdapat jenis longsoran yang berpotensi terjadi&#13;
berdasarkan analisis kinematik yaitu longosran baji (perpotongan joint set 1 dan&#13;
joint set 2) dengn nilai RMR sebesar 78,58 termasuk ke kategori baik kelas II dan&#13;
nilai bobot SMR 74,98. Hasil kesimpulan dari penelitian pada lereng KM 20&#13;
potensi longsoran yang terjadi sebesar 40% dan diberikan perkuatan lereng&#13;
dengan beton semprot (shotcrete) sedangkan di KM 27 potensi longsoran sebesar&#13;
20% dan diberikan perkuatan lereng beruapa baut batuan (bolting)&#13;
Kata Kunci : Lereng, Kestbailan Lereng, Analisis kinematik, Rock Mass Rating&#13;
(RMR) dan Slope Mass Rating (SMR)</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>60938</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-14 12:54:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-14 14:54:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>