<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6093">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Masrijal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata kunci: Model, kooperatif, TWO STAY TWO STRAY , MATA PELAJARAN IPS. &#13;
Pelaksanaan pembelajaran IPS khususnya Sejarah di SMP Negeri 1 Kluet Tengah masih banyak menggunakan model pembelajaran konvensional yang didominasi oleh metode ceramah dan penyajian materi pelajaran berpusat pada guru tanpa melibatkan siswa, sehingga siswa kurang aktif pada waktu proses belajar mengajar berlangsung. Maka penulis sebagai salah seorang calon guru IPS  merasa tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIFE TWO STAY TWO STRAY  PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA VIII/3 SMP NEGERI 1 KLUET TENGAH ACEH SELATAN Tahun 2012/2013”. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas, subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII/3 SMP Negeri 1 Kluet Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru yang paling dominan muncul pada penerapan model pembelajaran kooperatif TIFE TWO STAY TWO STRAY.  selama siklus I, siklus II dan siklus III adalah Dari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menanamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Sedangkan aktivitas siswa paling dominan muncul pada penerapan TIFE TWO STAY TWO STRAY selama siklus I, siklus II dan siklus III adalah Mendiskusikan dalam kelompok tentang gambar untuk kompetensi yang akan dicapai. Pengelolaan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif TIFE TWO STAY TWO STRAY yang dilakukan oleh guru selama siklus I, siklus II dan siklus III mengalami peningkatan yang baik. Pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif TIFE TWO STAY TWO STRAY dapat meningkatkan pemahaman siswa yaitu dengan nilai rata-rata 63,69 pada siklus I, pada siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 88,46.</note>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS</topic>
 </subject>
 <classification>371.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>6093</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-05-14 12:51:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-21 10:48:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>