<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="60890">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMISASI RANCANGAN PLTS TERPUSAT MANDIRI MENGGUNAKAN METODE NUMERIK BERDASARKAN LOST OF LOAD PROBABILITY DAN ANNUAL TOTAL LIFE CYCLE COST</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ILYAS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penentuan rancangan kapasitas optimal Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat mandiri merupakan hal penting dalam rangka penyediaan energi listrik pada daerah terpencil di Aceh berbasis energi baru terbarukan. Pada saat ini, perencanaan kapasitas PLTS terpusat mandiri belum optimal disebabkan rancangan yang direncanakan menggunakan metode intuitif serta kurang memperhitungkan kondisi fluktuasi radiasi matahari, suhu lingkungan dan kebutuhan beban. Kondisi ini dapat menyebabkan daya keluaran sistem tidak mencukupi atau melebihi dari kebutuhan beban serta biaya yang mahal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rancangan optimal jumlah modul surya dan baterai pada suatu instalasi sistem PLTS terpusat mandiri menggunakan metode numerik. Data yang digunakan berupa fluktuasi dari kebutuhan beban, radiasi matahari dan suhu lingkungan per jam selama satu tahun. Berdasarkan hasil penelitian, jumlah modul surya dan baterai yang paling optimal, yaitu 600 unit (150 kW) dan 129 unit (258 kWh). Lost of Load Probability (LLP) 0,01, hal ini menunjukkan penyediaan energi listrik oleh sistem PLTS terpusat mandiri mencapai 99%. Annual Total Life Cycle Cost (ATLCC) Rp. 1.241.121.000 per tahun. Hasil rancangan sistem menggunakan metode numerik lebih optimal dan murah jika dibandingkan menggunakan metode intuitif. Nilai ATLCC pada metode numerik hanya 41,8% dari nilai ATLCC metode intuitif yang mencapai                  Rp 2.969.036.000 per tahun untuk penyediaan energi listrik 99,9%.  &#13;
&#13;
Kata Kunci&#13;
PLTS terpusat Mandiri, Optimisasi, Metode Numerik, LLP, ATLCC&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>60890</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-09 10:28:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-09 10:29:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>