PENGGUNAAN DATA DEMNAS DAN CITRA LANDSAT 8 UNTUK MENGANALISIS SEBARAN PANAS BUMI DI KAWASAN GUNUNG SEULAWAH AGAM, ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGGUNAAN DATA DEMNAS DAN CITRA LANDSAT 8 UNTUK MENGANALISIS SEBARAN PANAS BUMI DI KAWASAN GUNUNG SEULAWAH AGAM, ACEH BESAR


Pengarang

ANSHAR VAHREZA MS - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504107010027

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geofisika (S1) / PDDIKTI : 33201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian menggunakan teknik penginderaan jauh untuk mengetahui sebaran potensi panas bumi di kawasan Gunung Seulawah Agam, Kabupaten Aceh Besar telah selesai dilakukan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi geomorfologi berdasarkan nilai densitas pada peta FFD (Fault and Fracture Density) dan mengetahui sebaran potensi panas bumi berdasarkan pengolahan Citra Landsat 8. Pengolahan data diawali dengan mengkonversi data DEMNAS ke dalam bentuk hillshade yang kemudian digunakan untuk penarikan struktur kelurusan yang berhubungan dengan sesar dan rekahan. Pengolahan data Citra Landsat 8 digunakan untuk mengetahui kerapatan vegetasi (NDVI), keadaan hidrologi (NDWI), dan distribusi suhu permukaan (LST). Nilai keadaan hidrologi memiliki hubungan yang berbanding terbalik dengan kerapatan vegetasi. Sementara itu distribusi suhu permukaan bergantung terhadap kerapatan vegetasi. Semakin tinggi kerapatan vegetasi maka suhu permukaan akan semakin rendah. Peta FFD dibagi menjadi tiga tingkatan yakni tingkatan rendah (0-0,30 km/km2), sedang (0,30-0,60 km/km2), dan tinggi (0,60-0,90 km/km2). Wilayah sebaran potensi panas bumi berada pada tingkat densitas sedang dan tinggi yang masing-masing meliputi kawasan Lam Apeng-Lampanah, Lamteuba Droe, serta Ujung Kerula-Beurenut, Lambada hingga Ie Seum, dan Data Cut-Weu-Barueh. Arah kelurusan dominan berada pada arah Utara-Selatan dan Tenggara-Barat laut. Berdasarkan hasil peta NDVI, NDWI, dan LST diperoleh bahwa wilayah sebaran potensi panas bumi memiliki kerapatan vegetasi jarang hingga sedang dengan suhu permukaan berkisar antara 34,63?C hingga 46,59?C.

Kata Kunci: Panas bumi, FFD, NDVI, NDWI, LST, Seulawah Agam

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK