SIFAT MEKANIS BETON MUTU ULTRA TINGGI MENGGUNAKAN TANAH DIATOMAE SEBAGAI BAHAN TAMBAH MINERAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

SIFAT MEKANIS BETON MUTU ULTRA TINGGI MENGGUNAKAN TANAH DIATOMAE SEBAGAI BAHAN TAMBAH MINERAL


Pengarang

RIFA RIZKY AYUNIZAR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504101010101

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Beton mutu ultra tinggi menjadi salah satu solusi menghadapi perkembangan dunia konstruksi saat ini. Untuk mencapai kekuatan beton yang tinggi maka diperlukan kepadatan beton yang tinggi dengan cara menggunakan semen yang banyak pada beton. Akan tetapi, harga semen yang cukup mahal menjadi salah satu masalah. Menurut penelitian oleh Handayani (2018) kandungan silika di dalam tanah diatomae sebanyak 58,87%, sehingga tanah diatomae bisa digunakan sebagai bahan tambah mineral untuk produksi beton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi penggunaan tanah diatomae terhadap sifat mekanis dari beton mutu ultra tinggi. Dalam penelitian ini digunakan substitusi tanah diatomae dengan variasi 0%, 5%, dan 10% dari berat semen. Faktor Air Semen (FAS) yang digunakan adalah 0,2 dengan tambahan Superplasticizer jenis Sika Viscocrete 1003. Tanah diatomae yang akan digunakan terlebih dahulu dikalsinasi. Metode packing density Modified Andreasen and Andersen Model digunakan untuk perencanaan proporsi campuran beton. Benda uji yang digunakan untuk kuat tekan kubus berukuran 75 mm x 75 mm x 75 mm, untuk kuat tarik belah silinder berukuran ?50 mm x 100 mm, dan untuk kuat tarik lentur balok berukuran 75 mm x 75 mm x 350 mm. Pembuatan benda uji direncanakan sebanyak 3 buah untuk tiap variasi sehingga total keseluruhan benda uji berjumlah 27 buah. Pengujian dilakukan saat benda uji berumur 7 hari. Hasil penelitian dari nilai kuat tekan mengalami penurunan dengan nilai tertinggi pada RPC Normal sebesar 80,21 MPa. Nilai kuat tarik mengalami kenaikan pada substitusi 5%, dengan nilai kuat tarik belah tertinggi yaitu 11,06 MPa (substitusi 5%) dan nilai kuat tarik lentur tertinggi yaitu 8,15 MPa (substitusi 5%).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK