Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS EFEKTIVITAS RUANG HENTI KHUSUS SEPEDA MOTOR PADA SIMPANG BERSINYAL DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS: SIMPANG JAMBO TAPE DAN SIMPANG LAMPINEUNG)
Pengarang
HERRI ARNANDA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1609200060026
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Unsyiah., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
625.794
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Banda Aceh sebagai Ibu Kota Provinsi Aceh mengalami kemajuan dalam berbagai sektor terutama di bidang transportasi seperti angkutan umum bus Trans Koetaradja, juga terjadi pertambahan penduduk dan meningkatnya jumlah kendaraan sehingga menyebabkan kemacetan. Salah satu masalah yang dihadapi Kota Banda Aceh secara umum dan visual ialah kurang efektifnya prasarana yang dibangun oleh pemerintah setempat dan pemahaman masyarakat dalam memakai sarana dan prasarana transportasi. Sistem prasarana transportasi darat yang baik ialah kemampuan dari suatu jalan dalam melayani arus lalu lintas, khususnya kemampuan dari RHK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas RHK sepeda motor pada simpang bersinyal di Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah mencari kinerja simpang bersinyal dengan metode PKJI 2014, efektivitas zona RHK sepeda motor berdasarkan tingkat keterisian dengan metode dari Balai Teknik Lalu Lintas dan Lingkungan Jalan (2012) dan persepsi masyakat khususnya pengguna jalan dengan kuisioner yaitu Skala Likert. Hasil dari penelitian dengan uji perbandingan pada tahun 2013 dan tahun 2018 didapat pada kinerja simpang bersinyal untuk kedua simpang ?0,85 artinya tidak baik sedangkan untuk tingkat efektivitas zona RHK lebih baik dari tingkat keterisiannya hanya pada Simpang Jambo Tape yaitu 46% walaupun masih kurang berhasil diterapkan. Persepsi masyarakat terhadap zona RHK di kedua simpang bersinyal dengan kuisioner menunjukkan 72% artinya memahami baik fungsi, peraturan dan keberadaan zona RHK itu sendiri. Tetapi banyak dari mereka tidak mengikuti peraturan-peraturan dari zona RHK sehingga efektivitas RHK di Simpang Jambo Tape dan Simpang Lampineung tidak optimal dan dapat menjadi perhatian untuk pemerintah setempat dalam membuatnya jadi lebih baik.
Kata Kunci : Sepeda Motor, Kinerja Simpang Bersinyal, Ruang Henti Khusus Kota Banda Aceh
Tidak Tersedia Deskripsi
PERENCANAAN RUANG HENTI KHUSUS (RHK) PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL SIMPANG JAMBO TAPE KOTA BANDA ACEH (Teuku Maulana Ansari, 2014)
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL GELANGGANG UNSYIAH AKIBAT PENERAPAN RUANG HENTI KHUSUS (Marwah Akbar, 2020)
ANALISIS EFEKTIVITAS RUANG HENTI KHUSUS SEPEDA MOTOR PADA SIMPANG BERSINYAL DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS: SIMPANG JAMBO TAPE DAN SIMPANG LAMPINEUNG) (HERRI ARNANDA, 2019)
PERENCANAAN RUANG HENTI KHUSUS (RHK) SEPEDA MOTOR PADA SIMPANG BPKP KOTA BANDA ACEH (ZIKKIRULLAH, 2020)
ANALISIS SATUAN RODA DUA (SRD) PADA SIMPANG BERSINYAL DENGAAN RUANG HENTI KHUSUS (RHK) DI SIMPANG JAMBO TAPE (ROSA SAJIDA, 2019)