PENGEMBANGAN JARINGAN LTE PADA DAERAH BLANK SPOT MENGGUNAKAN PROPAGASI COST-231 DI KABUPATEN ACEH BESAR (STUDI KASUS KECAMATAN LEUPUNG DAN KECAMATAN LHOKNGA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGEMBANGAN JARINGAN LTE PADA DAERAH BLANK SPOT MENGGUNAKAN PROPAGASI COST-231 DI KABUPATEN ACEH BESAR (STUDI KASUS KECAMATAN LEUPUNG DAN KECAMATAN LHOKNGA)


Pengarang

BAYU DEVANDA PUTRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404105010048

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini membahas tentang pengembangan jaringan LTE pada daerah blank spot menggunakan propagasi Cost-231 di kabupaten Aceh Besar dengan mengambil studi kasus pada kecamatan Leupung dan kecamatan Lhoknga. Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi dalam mengatasi permasalahan komunikasi khususnya untuk permasalahan blank spot. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan survei dan evaluasi daerah blank spot kemudian dilakukan analisis dan perencanaan coverage plot dengan menggunakan software Atoll. Evaluasi dilakukan dengan cara perhitungan analisis rugi-rugi lintasan dan daya level terima , dengan data yang didapat dari survei daerah blank spot beserta parameter yang dibutuhkan dengan bantuan software open signal dan GNET track. Setelah melalui proses perhitungan analisis, dilakukan perencanaan coverage plot sebagai solusi untuk mengatasi area blank spot. Adapun hasil dari penelitian ini adalah blank spot yang terjadi pada studi kasus yaitu kecamatan Leupung dan kecamatan Lhoknga dikarenakan adanya perbukitan yang menghalangi sehingga menyebabkan eNodeB gagal dalam mencakup daerah blank spot dan masih minimnya infrastruktur (eNodeB) yang tersedia. Dengan menambahkan 4 eNodeB baru untuk kecamatan Leupung dan 1 eNodeB baru untuk kecamatan Lhoknga merupakan solusi agar dapat tercakup keseluruhan daerah kecamatan pada studi kasus yang dipilih.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK