Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
NILAI KUAT TARIK LENTUR BETON STRUKTURAL DENGAN AGREGAT RINGAN BUATAN DARI TANAH DIATOMAE
Pengarang
M.SYUKRANLILLAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1504101010104
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abstrak
Untuk menghasilkan beton ringan struktural, penggunaan agregat ringan dalam
campurannya menjadi pilihan yang tepat. Permasalahan pada penelitian ini yaitu
lemahnya kekuatan beton ringan dengan agregat dari tanah diatomae yang
dilakukan oleh Purba (2018) sehingga tidak dapat digunakan untuk komponen
struktural. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan penelitian yang
dilakukan oleh Purba (2018) dengan membuat agregat ringan yang lebih kuat
sehingga dapat digunakan untuk bahan beton ringan struktural dan mengetahui
nilai kuat lentur beton ringan struktural dari tanah diatomae. Manfaat dari
penelitian ini adalah agar dapat memberi konstribusi untuk pengembangan ilmu
pengetahuan tentang beton ringan struktural. Agregat halus yang dipakai berupa
pasir yang diperoleh dari sungai Krueng Aceh. Tanah diatomae diperoleh dari
Desa Lampanah, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini
dilakukan di Laboratorium Konstruksi dan Bahan Bangunan Universitas Syiah
Kuala. Dalam penelitian ini tanah diatomae yang digunakan sebagai agregat
ringan divariasikan sebanyak dua macam variasi meliputi, variasi yang diberi
kode TD di mana tanah diatomae dibentuk menjadi butiran dengan ukuran 5-20
mm tanpa campuran serbuk gergaji dan variasi dengan kode TDSG di mana
butiran tanah diatomae dicampur dengan 5 % serbuk gergaji. Butiran yang
dihasilkan kemudian dimasukkan ke dalam oven pada suhu 105
0
C selama 24 jam
dan selanjutnya dibakar pada tungku pembakaran batu bata selama 3 x 24 jam.
Dalam penelitian ini beton yang dibuat terdiri atas dua variasi, variasi pertama
yaitu beton yang diberi kode KLD dengan variasi agregat TD. Sedangkan variasi
kedua yaitu beton yang diberi kode SGKLD dengan agregat variasi TDSG. Hasil
dari penelitian menunjukkan nilai kuat tarik lentur terbesar diperoleh pada variasi
beton KLD sebesar 3,241 MPa dan nilai terkecil yang diperoleh yaitu 2,457 MPa
dengan nilai rata-rata sebesar 2,861 MPa. Sedangkan nilai kuat lentur terbesar
pada variasi beton SGKLD diperoleh 2,986 MPa dan nilai terkecil yaitu 2,270
MPa dengan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 2,549 MPa. Hubungan antara
nilai kuat tarik lentur dengan kuat tekan dapat dijadikan ke dalam pendekatan
bentuk persamaan yaitu ?
Kata Kunci : Beton Ringan Struktural, Agregat Ringan, Tanah Diatomae, Kuat
Tarik Lentur.
Tidak Tersedia Deskripsi
NILAI KUAT TARIK LENTUR BETON STRUKTURAL DENGAN AGREGAT RINGAN BUATAN DARI TANAH DIATOMAE (M.SYUKRANLILLAH, 2019)
KUAT TARIK BELAH BETON RINGAN STRUKTURAL DENGAN AGREGAT KASAR RINGAN BUATAN DARI TANAH DIATOMAE (SITI GHUFRANI AJRINA, 2019)
KUAT TARIK BETON MUTU TINGGI DENGAN MENGGUNAKAN TANAH DIATOMAE SEBAGAI BAHAN TAMBAH MINERAL (PUTROE NADHILAH RAHMAN, 2019)
APLIKASI TANAH DIATOMAE SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN DAN BAHAN TAMBAH TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON NORMAL (SRI HANDAYANI, 2018)
SIFAT MEKANIS DAN ABSORPSI BETON MUTU TINGGI MENGGUNAKAN TANAH DIATOMAE SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN DENGAN PENAMBAHAN SERAT RAMI (Eva Ayudya Maharani, 2022)