<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="60478">
 <titleInfo>
  <title>NILAI KUAT TARIK LENTUR BETON STRUKTURAL DENGAN AGREGAT RINGAN BUATAN DARI TANAH DIATOMAE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M.SYUKRANLILLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
Untuk  menghasilkan beton ringan struktural, penggunaan agregat ringan dalam &#13;
campurannya menjadi pilihan yang  tepat.  Permasalahan pada penelitian ini yaitu &#13;
lemahnya kekuatan beton ringan dengan agregat dari tanah diatomae yang &#13;
dilakukan oleh Purba (2018) sehingga  tidak dapat digunakan untuk komponen &#13;
struktural. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan penelitian yang &#13;
dilakukan oleh Purba (2018)  dengan membuat agregat ringan yang lebih kuat &#13;
sehingga dapat digunakan untuk bahan beton ringan struktural  dan mengetahui &#13;
nilai kuat lentur beton  ringan  struktural dari tanah diatomae.  Manfaat dari &#13;
penelitian ini adalah agar dapat memberi konstribusi untuk pengembangan ilmu &#13;
pengetahuan tentang beton ringan struktural.  Agregat halus yang dipakai berupa &#13;
pasir yang diperoleh  dari sungai Krueng Aceh. Tanah diatomae diperoleh dari &#13;
Desa Lampanah, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini &#13;
dilakukan di Laboratorium Konstruksi dan Bahan Bangunan Universitas Syiah &#13;
Kuala.  Dalam penelitian ini tanah diatomae yang digunakan sebagai agregat &#13;
ringan divariasikan sebanyak dua macam variasi meliputi, variasi  yang diberi &#13;
kode  TD di  mana tanah diatomae dibentuk menjadi butiran dengan ukuran 5-20 &#13;
mm tanpa campuran  serbuk gergaji  dan variasi  dengan kode  TDSG di  mana &#13;
butiran tanah  diatomae dicampur dengan 5 % serbuk gergaji.  Butiran yang &#13;
dihasilkan kemudian dimasukkan ke  dalam oven pada suhu 105 &#13;
0&#13;
C selama 24 jam &#13;
dan  selanjutnya dibakar pada tungku  pembakaran  batu bata selama 3 x 24 jam.&#13;
Dalam penelitian ini beton  yang  dibuat terdiri  atas dua variasi, variasi pertama &#13;
yaitu beton  yang diberi kode  KLD dengan variasi agregat TD. Sedangkan variasi &#13;
kedua yaitu beton  yang diberi kode  SGKLD dengan agregat variasi TDSG.  Hasil &#13;
dari penelitian  menunjukkan nilai kuat tarik lentur terbesar  diperoleh pada variasi &#13;
beton KLD sebesar 3,241 MPa dan nilai terkecil  yang diperoleh yaitu 2,457 MPa &#13;
dengan nilai rata-rata sebesar 2,861 MPa.  Sedangkan nilai kuat lentur terbesar &#13;
pada variasi beton SGKLD diperoleh 2,986 MPa dan nilai terkecil yaitu 2,270 &#13;
MPa  dengan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 2,549 MPa. Hubungan antara &#13;
nilai kuat tarik lentur dengan kuat tekan  dapat dijadikan ke  dalam pendekatan&#13;
bentuk persamaan yaitu          ?   &#13;
Kata Kunci  :  Beton Ringan Struktural, Agregat Ringan,  Tanah Diatomae,  Kuat &#13;
Tarik Lentur.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>60478</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-07-31 09:12:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-07-31 09:18:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>