<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="60448">
 <titleInfo>
  <title>LIFE CYCLE COST ANALYSIS PENANGANAN PERKERASAN LENTUR DENGAN PERKERASAN KAKU PADA TEROWONGAN GEURUTEE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. AKMAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>TESIS&#13;
&#13;
&#13;
LIFE CYCLE COST ANALYSIS PENANGANAN PERKERASAN LENTUR&#13;
DENGAN PERKERASAN KAKU PADA TEROWONGAN GEURUTEE&#13;
&#13;
&#13;
M. Akmal&#13;
NIM. 1609200060035&#13;
&#13;
Program Studi Magister Teknik Sipil&#13;
Jurusan Teknik Sipil-Fakultas Teknik&#13;
Universitas Syiah Kuala&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Di Indonesia khususnya di Aceh jenis perkerasan lentur lebih dominan dibandingkan dengan perkerasan kaku, dikarenakan biaya pembangunannya yang lebih murah dibandingkan dengan perkerasan kaku sebesar 24,15 %. Dengan semakin berkurangnya  bahan baku aspal yang ada di dalam bumi dan banyaknya konstruksi perkerasan lentur mengalami kerusakan lebih cepat dari umur rencana. Untuk itu perlu dilakukan kajian guna mendapatkan ilustrasi perbandingan biaya siklus penanganan jalan selama umur rencana atau yang dikenal dengan Life Cycle Cost Analysis (LCCA) terhadap kedua jenis perkerasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan perbandingan biaya penanganan jalan dan tingkat umur layan antara perkerasan lentur dengan perkerasan kaku berdasarkan metode LCCA. Penelitian ini dilakukan di ruas jalan Nasional Lintas Barat Selatan KM 60 + 450 / K.027 dengan simulasi (prediksi) penanganan jalan dan biaya selama umur layan rencana (40 tahun) yang dimulai sejak tahap pembangunan/konstruksi, pemeliharan rutin, pemeliharaan berkala/periodik hingga tahap rekonstruksi (daur ulang) terhadap kedua jenis perkerasan. Dari hasil analisis perbandingan biaya menggunakan metode life cycle cost analysis (LCCA) terlihat bahwa terjadi tren antara dua tipe perkerasan dimana terlihat nilai flexible pavement pada setiap tiga persentase discount factor menunjukkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan rigid pavement, dengan rata – rata selisih perbedaan tersebut sebesar Rp.16.359.761.474,- dengan tingkat penurunan nilai sebesar 25%. Dengan demikian dapat dikatan bahwa selama proses analisis masa layan kontruksi dari kedua perkerasan tersebut yang lebih efektif berdasarkan nilai life cycle cost analysis (LCCA) adalah perkerasan kaku (Rigid Pavement).&#13;
&#13;
Kata kunci: Perkerasan Lentur, Perkerasan Kaku, Life Cycle Cost Analysis.&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>60448</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-07-30 15:16:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-07-30 15:46:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>