Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
NILAI NILAI YANG TERKANDUNG DALAM BUDAYA RATIB BERJALAN PADA MASYARAKAT TAMIANG
Pengarang
Sumi Tasari - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1406101010014
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205
Subject
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Sumi Tasari. 2019. Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Budaya Ratib Berjalan pada Masyarakat Tamiang.Skripsi, Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Dr. Saiful, S.Pd., M.Si (2) Hasbi Ali, S.Pd., M.Si
Kata Kunci: Nilai Budaya, Ratib Berjalan
Penelitian ini tentang “Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Budaya Ratib Berjalan pada Masyarakat Tamiang”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam budaya ratib berjalan pada masyarakat Tamiang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam budaya ratib berjalan pada masyarakat Tamiang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.Lokasi penelitian di Kabupaten Aceh Tamiang, Kecamatan Seruway, Kampung Muka Sei Kuruk.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara.Subjek penelitian berjumlah 11 orang.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam budaya ratib berjalan terdapat beberapa nilai-nilai kehidupan diantaranya nilai religius, silahturahmi, semangat, cinta damai, tolong menolong, saling berbagi (sedekah), peduli lingkungan, kebersamaan, dan nilai tanggung jawab.Simpulan yang didapatkan dalam penelitian ini adalah nilai-nilai dalam kegiatan ratib berjalan di masyarakat Tamiang mengandung arti kehidupan yang sangat berharga bagi masyarakat yang menepati wilayah Kecamatan Seruway.Sejak zaman dahulu masyarakat setempat mempercayainya sebagai media untuk melakukan kegiatan ratib berjalan sebagai pembersih kampung dari hal-hal yang buruk yang tidak diinginkan.Secara tidak langsung kegiatan ratib berjalan mengajarkan kita untuk terus bersyukur, terus berusaha dan berdoa.Selain itu juga budaya ratib berjalan ini bertujuan untuk memohon pertolongan dan perlindungan agar terhindar dari berbagai ancaman yang ditujukan kepada Allah SWT.sebab hanya kepada Allah lah kita meminta pertolongan dan perlindungan bukan kepada siapa-siapa. Saran dalam penelitian ini adalah bagi pemerintah dan masyarakat lebih meningkatkan dan melestarikan lagi budaya yang sudah ada, dan kepada generasi muda jangan pernah melupakan budaya.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS NILAI BUDAYA DALAM CERITA RAKYAT PETUAH SANG AYAH: RIWAYAT DATU PARNGONGO KARYA S.R.H SITANGGANG (Melia Purnama Sari, 2014)
NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG PADA SYAIR TARI ULA-ULA LEMBING DI SANGGAR LENGGANG MUDE COMMUNITY KABUPATEN ACEH TAMIANG (Hayatul Muna, 2023)
FUNGSI MAA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA PANTUN DI KABUPATEN ACEH TAMIANG (STUDI DI INSTITUSI MAJELIS ADAT ACEH TAMIANG) (MAHDI IBRAHIM, 2016)
`FUNGSI DAN MAKNA SYAIR TARI SEUDATI PADA MASYARAKAT ACEH TAMIANG (ZAHARAH, 2015)
KEARIFAN LOKAL GANTI RAYOH SEBAGAI RESOLUSI KONFLIK MASYARAKAT GAYO DI KABUPATEN ACEH TAMIANG (Hidayatul Wahdaniah, 2022)