Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IMPELEMENTASI BELAJAR TUNTAS (MASTERY LEARNING)UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA NEGERI 7 BANDA ACEH
Pengarang
Irma Nusa Amanda - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0906103030036
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Fisika (S1) / PDDIKTI : 84203
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
370.15
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kata Kunci : Implementasi, Belajar Tuntas (Mastery Learning), Hasil Belajar
Belajar tuntas adalah strategi pembelajaran yang dapat dilaksanakan didalam kelas, dengan asumsi bahwa di dalam kondisi yang tepat semua siswa akan mampu belajar dengan baik dan memperoleh hasil belajar secara maksimal terhadap seluruh bahan yang dipelajari. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah aktivitas guru dan siswa, hasil belajar siswa, dan respon siswa pada penerapan pembelajaran model belajar tuntas (mastery learning)? Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa pada penerapan pembelajaran model belajar tuntas (mastery learning), (2) untuk mengetahui hasil belajar siswa, (3) untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI-IA2 yang berjumlah 28 orang sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa dengan penerapan model belajar tuntas (mastery learning) pada materi Termodinamika di SMA Negeri 7 Banda Aceh. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, tes tertulis yang berbentuk objektif dan lembar respon siswa. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) Ada peningkatan aktivitas guru dan siswa dalam penerapan model belajar tuntas (mastery learning). (2) Ada peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model belajar tuntas (mastery learning) lebih baik secara individual maupun klasikal. Untuk ketuntasan individual dari 83,3% pada siklus I dan II dan menjadi 100% pada siklus III. Untuk ketuntasan klasikal dari 96,4% pada siklus I menjadi 92,9% pada siklus II dan menjadi 100% pada siklus III. (3) Respon yang diberikan siswa SMA Negeri 7 Banda Aceh terhadap kegiatan belajar mengajar dengan menerapkan model belajar tuntas (mastery learning) pada materi termodinamika bersifat positif. Ini menunjukkan bahwa siswa senang, tertarik, dan berminat terhadap model pembelajaran yang diterapkan. Siswa juga mengerti jelas atas bimbingan yang diberikan oleh guru dan model belajar tuntas (mastery learning) dapat dilaksanakan untuk pembelajaran dimasa yang akan datang.
Tidak Tersedia Deskripsi
IMPELEMENTASI BELAJAR TUNTAS (MASTERY LEARNING)UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA NEGERI 7 BANDA ACEH (Irma Nusa Amanda, 2014)
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNDTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP N 1 PULO ACEH (Fatimah, 2015)
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BENDA DAN SIFATNYA KELAS V SD NEGERI 12 BANDA ACEH (Mulyadi, 2021)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MASTERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS GEOGRAFI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 10 BANDA ACEH (Siti Ardila Rigusti, 2014)
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA MATERI GAYA MAGNET DI KELAS V SDN 33 BANDA ACEH (Fatimah Wati, 2014)