Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBANDINGAN TINGKAT PRODUKTIVITAS & PENDAPATAN PETANI KOPI ARABIKA YANG MELAKUKAN PEMANGKASAN RUTIN DENGAN YANG TIDAK RUTIN DI KECAMATAN BENER KELIPAH
Pengarang
Romi Alpian - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1405102010027
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Dalam rangka upaya untuk meningkatkan produksi kopi arabika, sehingga produktivitas kopi arabika di Kabupaten Bener Meriah dapat meningkat dimasa yang akan datang, maka perlu para petani kopi di Kabupaten Bener Meriah untuk melakukan pengusahaan pembudidayaan kopi secara professional, khususnya dalam pola perawatan secara rutin salah satunya yaitu pemangkasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kegiatan pemangkasan terhadap tanaman kopi arabika, untuk mengetahui sistem pemangkasan yang telah diimplementasikan di Kabupaten Bener Meriah dan membandingkan perbedaan produktivitas dan pendapatan petani kopi arabika yang yang telah melakukan teknik pemangkasan secara rutin dengan petani yang tidak melakukan teknik pemangkasan secara rutin. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis data statistik deskriptif yang diperoleh melalui hasil pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara secara langsung dengan petani. Sedangkan untuk mengetahui perbandingan produktivitas dan pendapatan usahatani kopi yang melakukan pola perawatan dalam bidang pemangkasan secara rutin dan tidak rutin, digunakan metode uji hipotesis dua sampel saling bebas dengan menggunakan program SPSS versi 16. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu kegiatan pemangkasan yang dilakukan hanya sebatas pada pemangkasan bentuk dan pemangkasan produksi (pemeliharaan), sedangkan pada pemangkasan rejuvinasi (peremajaan) hanya sebesar 13% dari 30 petani responden yang melakukan kegiatan pemangkasan secara rutin dengan metode yang digunakan yaitu metode full stumping (potong habis), model pemangkasan yang diimplementasikan yaitu model pemangkasan berbatang tunggal (single stem), rata-rata produktivitas perhektar pada tanaman kopi yang dilakukan teknik pemangkasan secara rutin tidak sama dengan rata-rata produktivitas perhektar pada tanaman kopi yang tidak dilakukan teknik pemangkasan secara rutin dengan rasio 1:1.95 dan rata-rata pendapatan yang diperoleh petani dari hasil usahatani kopi yang melakukan teknik pemangkasan secara rutin tidak sama dengan rata-rata pendapatan yang diperoleh petani dari hasil usahatani kopi yang tidak melakukan teknik pemangkasan secara rutin dengan rasio 2.5:7.4.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PERMINTAAN KOPI ARABIKA ROASTING (SANGRAI) DI KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH (Rauzatul Jannah, 2017)
KEINGINAN PETANI UNTUK MEMBUDIDAYAKAN TANAMAN KOPI ARABIKA ORGANIK DI KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH (IWAN ADHA RETA P, 2021)
ANALISIS PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN PETANI KOPI DI KABUPATEN BENER MERIAH (Hanna Sajida Putri, 2024)
PERSEPSI DAN ADAPTASI PETANI KOPI ARABIKA TERHADAP PERUBAHAN IKLIM DI DATARAN TINGGI GAYO (AISYAH AMIRA GINTING, 2019)
ANALISIS PERBEDAAN PENDAPATAN PETANI KOPI ORGANIK DAN PETANI KOPI ANORGANIK PADA JENIS KOPI ARABIKA DI DESA PONDOK SAYUR KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH (Ita Erfina, 2020)