BUDAYA ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SMA NEGERI 1 SIMEULUE TIMUR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

BUDAYA ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SMA NEGERI 1 SIMEULUE TIMUR


Pengarang

Jurman - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1109200050037

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

370.71

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

BUDAYA ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SMA NEGERI 1 SIMEULUE TIMUR

Oleh : Jurman
NIM : 1109200050037

Komisi Pembimbing :
1. Prof. Dr. Murniati AR, M. Pd
2. Dr. Nasir Usman, M. Pd



ABSTRAK

Salah satu faktor yang mempengaruhi manajemen sekolah dalam rangka meningkatkan kinerja guru adalah budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pembinaan disiplin, asumsi pentingnya budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja dan memotivasi guru serta faktor-faktor penghambat dalam meningkatkan kinerja guru pada SMA Negeri 1 Simeulue Timur Kabupaten Simeulue. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, subjek penelitian meliputi kepala sekolah, dewan guru, dan komite sekolah, Analisis data penelitian menunjukan: (1) Pembinaan disiplin dalam meningkatkan kinerja guru pada SMA Negeri 1 Simeulue Timur Kabupaten Simeulue dengan beriorientasi pada aturan yang telah ditetapkan, baik peraturan perundang-undangan maupun peraturan sekolah. Pendekatan pembinaan disiplin guru dilakukan dengan cara bertahap atau berkala, mulai dari menentukan jobdescription, melakukan pendekatan persuasif, mengawasi proses pembelajaran dan membimbing tugas guru, serta memberi sanksi sesuai dengan tingkat pelanggaran. (2) Sistem pemberian motivasi guru dalam meningkatkan kinerjanya dilakukan dengan memberikan insentif yang sifatnya tidak mengikat, pelayanan yang baik, promosi jabatan, kesempatan mengikuti pelatihan, memberikan pelayanan terhadap keselamatan kerja, dan kenyamanan terhadap tugas guru. (3) Faktor-faktor penghambat dalam meningkatkan kinerja guru adalah kurangnya sosialisasi peraturan sekolah, kurangnya koordinasi, tidak efektifnya komunikasi antarpersonil, dan kurangnya keterlibatan komite sekolah dalam pengambilan keputusan/kebijakan sekolah.

Kata kunci: Budaya Organisasi dan Kinerja Guru

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK