PENERAPAN MODEL VAN HIELE PADA PEMBELAJARAN MATERI SEGI EMPAT DI KELAS VII MTSN KUTA BARO | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN MODEL VAN HIELE PADA PEMBELAJARAN MATERI SEGI EMPAT DI KELAS VII MTSN KUTA BARO


Pengarang

Zuheldi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0806103020108

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Model pembelajaran Van Hiele mempunyai beberapa tahap, diantaranya inquiri (informasi), directed orientation (orientasi terbimbing), explication (uraian), free orientation (orientasi bebas), integration (integrasi). Dengan menerapkan model pembelajaran van hiele diharapkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika mengalami peningkatan. Oleh karena itu penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul ”Penerapan model Van Hiele Pada Pembelajaran Materi Segi Empat di kelas VII MTsN Kuta Baro”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang diajarkan melalui model pembelajaran Van hiele lebih baik dari hasil belajar siswa yang diajarkan melalui pembelajaran konvensional pada materi Segi Empat di kelas VII MTsN Kuta Baro Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan contol jenis Pre-test and Post-test Group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kels VII1 dan siswa kelas VII2 MTsN Kuta Baro, sedangkan sampel diambil dua kelas secara purposive sampling yaitu kelas VII1 yang diterapkan model Van Hiele dan kelas VII2 yang diterapkan Pembelajara kenvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes. Pengolahan data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji-t pihak kanan taraf signifikan ?=0,05 dan derajat kebebasan dk = 10, dengan mula-mula menguji homogenitas dan uji normalitas data, dari hasil perhitungan didapat kedua kelas bersifat homogen dan berdistribusi normal sehingga uji-t bisa dilakukan. Pada uji-t diperoleh t_hitung terletak di antara t_tabel, 5,83 > 1,70 ini menunjukkan bahwa H0 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan melalui model Van Hiele lebih baik dari hasil belajar siswa yang diajarkan melalui pembelajaran konvensional pada materi segi empat di kelas VII MTsN Kuta Baro.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK