<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6010">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN MODEL VAN HIELE PADA PEMBELAJARAN MATERI SEGI EMPAT DI KELAS VII MTSN KUTA BARO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zuheldi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
	&#13;
	&#13;
Model pembelajaran Van Hiele mempunyai beberapa tahap, diantaranya inquiri (informasi), directed orientation (orientasi terbimbing), explication (uraian), free orientation (orientasi bebas), integration (integrasi). Dengan menerapkan model pembelajaran van hiele diharapkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika mengalami peningkatan. Oleh karena itu penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul ”Penerapan model Van Hiele Pada Pembelajaran Materi Segi Empat di kelas VII MTsN Kuta Baro”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang diajarkan melalui model pembelajaran Van hiele lebih baik dari hasil belajar siswa yang diajarkan melalui pembelajaran konvensional pada materi Segi Empat di kelas VII MTsN Kuta Baro Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan contol jenis Pre-test and Post-test Group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kels VII1 dan siswa kelas VII2 MTsN Kuta Baro, sedangkan sampel diambil dua kelas secara purposive sampling yaitu kelas VII1 yang diterapkan model Van Hiele dan kelas VII2 yang diterapkan Pembelajara kenvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes. Pengolahan data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan uji-t pihak kanan taraf signifikan ?=0,05 dan derajat kebebasan dk = 10, dengan mula-mula menguji homogenitas dan uji normalitas data, dari hasil perhitungan didapat kedua kelas bersifat homogen dan berdistribusi normal sehingga uji-t bisa dilakukan. Pada uji-t diperoleh t_hitung terletak di antara t_tabel, 5,83 &gt; 1,70 ini menunjukkan bahwa H0 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan melalui model Van Hiele lebih baik dari hasil belajar siswa yang diajarkan melalui pembelajaran konvensional pada materi segi empat di kelas VII MTsN Kuta Baro.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>MATHEMATICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EDUCATIONAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS</topic>
 </subject>
 <classification>371.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>6010</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-05-07 14:20:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-19 10:28:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>