HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN PENDEKATAN TEORI LEININGER DI PUSKESMAS KUTA BARO ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN PENDEKATAN TEORI LEININGER DI PUSKESMAS KUTA BARO ACEH BESAR


Pengarang

Sri Hariyani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1512101010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Angka kejadian anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil secara nasional masih tergolong tinggi. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya pencegahan, namun kondisi ini belum optimal. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi individu terhadap pola dan praktik kesehatan yang dihubungkan dengan teori Leininger. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil melalui pendekatan teori Leininger dengan pencegahan anemia defisiensi zat besi. Jenis penelitian ini yaitu descriptive correlative, dengan cross sectional study. Populasi pada penelitian terdiri dari 208 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro dengan sampel penelitian 74 ibu hamil yang ditetapkan menggunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara terpimpin menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa perilaku pencegahan anemia yang kurang baik sebanyak 56.8%. Ditemukan adanya hubungan antara faktor ekonomi (p-value 0.002), faktor pendidikan (p-value 0.000), faktor teknologi (p-value 0.003), faktor agama falsafah (p-value 0.000), faktor sosial keluarga (p-value 0.015), faktor kebijakan peraturan (p-value 0.000) dan faktor nilai budaya kepercayaan (p-value 0.001) dengan pencegahan anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil. Diharapkan kepada pihak Puskesmas khususnya bidang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) agar dapat memberikan promosi kesehatan terkait upaya pencegahan anemia dengan memodifikasi 7 faktor dari teori Leininger yang mempengaruhi ibu hamil.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK