<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6004">
 <titleInfo>
  <title>PERKEMBANGAN MODE BUSANA PERNIKAHAN GAYA BARAT BAGI PENGANTIN WANITA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Murniah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Kata kunci: Mode Busana Pernikahan Gaya Barat Bagi Pengantin Wanita Aceh&#13;
&#13;
Semenjak berlakunya syariat Islam, masyarakat Aceh wajib membudayakan busana islami khususnya busana muslimah untuk kesempatan acara akad nikah. Dewasa ini kebaya panjang yang menjuntai di bagian belakang mulai digemari oleh wanita pengantin Aceh yang menurut syariat Islam busana tersebut tidak sesuai. Penelitian yang berjudul  “Perkembangan Mode Busana Pernikahan Gaya Barat bagi Pengantin Wanita Aceh” mengkaji tentang : (1) Kecenderungan pemakaian busana pernikahan pengantin wanita Aceh yang telah mengalami perkembangan ke busana gaya barat, (2) Penyebab terjadinya pergeseran mode busana pernikahan pengantin wanita Aceh ke busana gaya barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah pengantin wanita Aceh yang melaksanakan pernikahan di mesjid Raya Baiturrahman dan mesjid Agung Al-Makmur kota Banda Aceh. Jumlah subjek penelitian 3 orang, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengolahan data dengan cara mengolah semua data atau informasi yang diperoleh dari wawancara dan observasi, kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengantin wanita Aceh lebih suka memakai busana yang sudah mengalami perkembangan  ke busana gaya barat (kebaya panjang yang menjuntai di bagian belakang) karena busana tersebut lagi ngetrend saat ini dengan warna yang bervariasi dan juga hiasan yang lebih menarik. Sebenarnya pemakaian busana tersebut haram hukumnya karena bertentangan dengan ajaran Islam disebabkan busana yang menjuntai dibagian belakang menyerupai busana khas wanita kafir.  &#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>WEDDING CLOTHES-HOME SEWING</topic>
 </subject>
 <classification>646.476</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>6004</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-05-06 12:56:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-23 09:47:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>