HUBUNGAN LOKASI INFARK DENGAN RISIKO ACUTE KIDNEY INJURY PADA ST-ELEVASI MIOKARD INFARK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN LOKASI INFARK DENGAN RISIKO ACUTE KIDNEY INJURY PADA ST-ELEVASI MIOKARD INFARK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

INDRI AFRIANTI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1512101010089

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : fakultas keperawatan universitas syiah kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Acute Kidney Injury adalah salah satu masalah keperawatan kolaboratif pada paseien ST-Elevasi Miokard Infark (STEMI) yang terjadi akibat adanya kerusakan ginjal pra renal yang disebabkan oleh penurunan aliran darah ke ginjal pada pasien STEMI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lokasi infark dengan kejadian acute kidney injury pada pasien STEMI selama fase akut 24 jam pertama. Jenis penelitian ini adalah korelasi studi dengan desain penelitian retrospektif data sekunder rekam medik. Peneitian ini memiliki variabel independet lokasi infark dan variabel dependent acute kidney injury. Populasi pasien dengan diagnosa masuk STEMI periode rawatan Januari-Desember 2018 di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, sampel 83 pasien STEMI didapatkan berdasarkan kriteria, yaitu tidak mengalami choronic kidney disease dan sudah atau belum mendapatkan terapi standar STEMI. Alat pengumpulan data adalah format observasi penelitian, dengan cara ukur observasi elektokardiogram dan hasil laboratorium kreatinin serum. Hasil uji statistik chi-square didapatkan nilai p-value 0,755 (?=0,05) menunjukkan tidak ada hubungan antara lokasi infark dengan kejadian acute kidney injury pada pasien STEMI. Hasil OR 0,78 menjelaskan bahwa lokasi infark anterior lebih berisiko 0,7 kali menyebabkan acute kidney injury dibandingkan lokasi infark inferior. Rekomendasi bahwa potensi acute kidney injury dapat ditegakkan pada pasien STEMI fase 24 - 48 jam tidak dibedakan berdasarkan lokasi infark anterior maupun inferior.

Kata Kunci : STEMI, lokasi infark, anterior, inferior, acute kidney injury

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK